"Saya ingin Kabupaten Cirebon menjadi pionir sebagai kabupaten yang memberikan insentif bagi kuwu dan aparat desanya," kata Bupati Cirebon Dedi Supardi yang disambut riuh tepuk tangan 412 kuwu yang ada di Kabupaten Cirebon dan ratusan aparat desa dalam pertemuan antara Muspida, Babinsa dan Babimkamtibmas se-Kabupaten Cirebon, Rabu.
Insentif sebesar Rp1.050.000 ini, lanjut Dedi melebihi tuntutan para kuwu beberapa waktu yang mengharapkan adanya insentif dari pemerintah setidaknya sama dengan besarnya upah minimum kabupaten (UMK).
Selain mendapat insentif, Dedi juga mengatakan tanah "bengkok" yang selama ini menjadi sumber penghidupan para kuwu tetap menjadi hak para kuwu tanpa ada pengurangan sedikit pun.
Selain kuwu, kata Dedi perangkat desa juga mendapat insentif bulanan dari pemerintah yaitu untuk Kepala Urusan (Kaur) Desa masing-masing Rp400.000 dan Kepala Dusun (Kadus) masing-masing Rp200.000 per bulan.
Dengan adanya insentif untuk kuwu dan aparat desa tersebut, Dedi mengharapkan agar tidak terjadi lagi kasus penggelapan beras miskin (Raskin), dana BLT atau bantuan untuk masyarakat miskin oleh kuwu atau aparat desa.
"Saya akan sangat sedih jika masih ada kejadian kuwu atau aparat desa tersandung kasus penyelewengan Raskin atau BLT," katanya.
Bahkan untuk semakin meningkatkan semangat petugas Babinkamtibmas dari polsek dan Babinsa dari Koramil untuk daerah tertentu, Bupati juga memberikan insentif sebesar Rp1,2 juta pertahun per anggota.
"Total aggaran untuk insentif kuwu, aparat desa, Babinkamtibmas dan Babinsa ini adalah sekitar Rp25 miliar per tahun yang berasal dari dana APBD," kata Dedi.
Dedi mengharapkan dengan adanya insentif ini terjadi keharmonisan antara aparat desa dan pihak keamanan sehingga tercipta kenyamanan di masyarakat.
Untuk mengawasi kinerja para kuwu dan aparat desa, Dedi mengharapkan adanya kerja sama dengan pihak penegak hukum, kepolisian dan kejaksaan untuk selalu memberikan pembinaan.
"Jika masih saja membandel dan tetap tidak mau dibina, maka mereka harus dibinasakan," ujar Dedi sambil berseloroh. ***3***
Mohamad Taufik
(T.PSO-059/B/Y003/Y003) 02-12-2009 19:09:03
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.