Arus balik Lebaran 2019 di ruas jalan Tol Jakarta-Cikampek, Jumat, di KM 70 tepatnya di Gerbang Tol Cikampek Utama terpantau mulai padat kendaraan.

Untuk mengurai kepadatan di Tol Cikampek, Korlantas Polri pun mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) dan lawan arah (contra flow) pada Jumat, sejak pukul 14.00 WIB.

“Penentuan 'one way' antara jam 12 siang hingga 12 malam. Pemberlakuan ini disesuaikan dengan situasi,” kata Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Benyamin.

Pemberlakuan "one way" dan "contra flow" itu hanya di KM 70 hingga KM 65 Tol Cikampek.

Untuk memperlancar arus lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan, Benyamin juga mengimbau pemudik tidak berhenti di bahu jalan dan tempat istirahat Tol Cikampek.

Ia melihat penumpukan kendaraan di tempat istirahat menjadi salah satu penyebab kemacetan saat arus mudik Lebaran 2019.

“Jika ingin istirahat, istirahatlah di 'rest area' di Tol Cipali, Cipularang, atau 'rest area' yang berada di sebelum KM 70,” tuturnya.

Untuk mendukung kelancaran lalu lintas dan mencegah adanya penumpukan kendaraan, PT Jasamarga telah menyiapkan 25 gardu loket dengan empat gardu loket tambahan.

Beberapa petugas pengatur lalu lintas juga terpantau sedang bersiaga.

Hingga sekitar pukul 18.00 WIB, berdasarkan catatan PT Jasamarga, volume kendaraan 38.259 unit yang masuk ke arah Jakarta.

Puncak arus balik Lebaran diperkirakan terjadi pada Minggu (9/6).

Namun Kementerian Perhubungan dan pihak PT Jasamarga mengimbau masyarakat untuk balik pada 10-12 Juni 2019.

Baca juga: Kepadatan lalu lintas terjadi di jalur tengah Jabar

Baca juga: Lalu lintas jalur alternatif Cikidang-Palabuhanratu ramai kendaraan

Pewarta: Shofi Ayudiana

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019