Bandung (Antaranews Jabar) - Korban kecelakaan tunggal Bus Kramat Jati jurusan Wonogiri-Bandung yang terguling di Jalan Raya Bypass Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu dini hari, dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka, Kabupaten Bandung.

"Ada sebelas orang korban kecelakaan bus Kramat Jati yang dirawat di RSUD Cicalengka, dua diantaranya meninggal dunia," kata Kepala Seksi Rawat Inap RSUD Cicalengka, Kabupaten Bandung,  Rusda kepada wartawan, Rabu.

Rusda mengatakan ada satu pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit lainnya karena mengalami patah tulang.

"Karena di RSUD Cicalengka belum ada spesialisasi patah tulang. Sedang yang lain, ada satu juga yang tengah dirawat dan di-rontgen dan sepertinya akan dirujuk ke rumah sakit lainnya," ujarnya.

Sebagian pasien yang dirawat mengalami luka ringan dan sudah ada yang bisa dipulangkan. "Korban ada yang mengalami luka ringan dan ada juga yang sudah bisa pulang. Seluruh korban datang masuk ke rumah sakit pada Rabu pagi," katanya.

Sebelumnya, Bus Kramat Jati jurusan Wonogiri-Bandung terguling di Jalan Raya Bypass Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu dini hari.

Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan mengatakan bus yang datang dari arah Nagreg menuju Bandung diduga kehilangan kontrol akibat mengantuk sekitar pukul 04.00 WIB dini hari. Akibatnya, bus tersebut menabrak pohon, karena posisinya berada di jembatan bus akhirnya jatuh ke bawah jembatan.

"Berdasarkan laporan dari Kasatlantas Polres Bandung, untuk korban yang luka-luka ada 13 orang dan dua orang penumpang dinyatakan meninggal dunia. Mereka dibawa ke rumah sakit Cikopo," ujar Kapolres Bandung ketika dihubungi melalui telepon.

Baca juga: Dua penumpang tewas akibat Bus terguling di jalur Bandung-Garut

Baca juga: 4 orang tewas dalam kecelakaan tunggal bus di tol Cipularang


 

Pewarta: Ajat Sudrajat

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019