Bandung (Antaranews Jabar) - Laga leg kedua 32 besar Piala Indonesia 2018 antara Persib kontra Persiwa Wamena di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Senin, 4 Februari 2019 ditunda karena stadion tersebut dinilai tidak layak untuk digunakan sebagai lokasi pertandingan.

"Ya, ini hasil kita ke lapangan bareng sama pihak dari Polrestabes. Memang konstruksi di GBLA terjadi penurunan tanah. Bisa terlihat dari foto bukti yang kita sampaikan sebelumnya," Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bandung, Iskandar Zulkarnaen seperti dalam keterangannya di laman resmi Persib, persib.co.id.

Menurut Iskandar, stadion berkapasitas 38 ribu tempat duduk itu mengalami kerusakan, seperti penurunan permukaan tanah dan keretakan di beberapa bagian bangunan.

Ia mengatakan, dengan alasan keamanan dan keselamatan maka pihaknya merekomendasikan agar Stadion GBLA tidak dipergunakan dahulu untuk sementara waktu.

"Jadi memang pada saat ini ada beberapa jalan masuk ke stadion terjadi penurunan. Sehingga kalau dipaksakan akan jadi risiko," katanya.

"Karena kita penelitiannya baru sehari. Jadi, kita butuh pendalaman lebih lama. Kami hanya merekomendasikan mengenai kondisi di lapangan saja," lanjut dia.

Sementara itu, Persib Bandung, kemarin melakukan latihan persiapan jelang pertandinga leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia melawan Persiwa Wamena di Stadion Arcamanik, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung.

Latihan dimulai dari persiapan fisik dan juga permainan.

Pelatih Persib Bandung, Miljan Radovic menyebutkan kodisi para pemain cukup baik.

"Seperti biasa, setiap kali latihan semua bagus, saya berharap besok bagus," ujarnya.

Untuk starting eleven Radovic mengaku sudah mempersiapkan namun masih ada beberapa posisi yang masih dipertimbangkan dengan melihat kondisi pemain.

"Kita akan lihat ya tapi sudah ada. Tapi mungkin satu dua posisi kita pikir siapa kondisi bisa atau tidak bisa," ujarnya.

Baca juga: Jelang Persib vs Persiwa, Ridwan Kamil imbau bobotoh jadi penonton sportif

 

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019