Garut (Antaranews Jabar) - Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut, Jawa Barat, Agus Hamdani menyatakan, partainya akan memperkuat keberadaan para saksi di setiap tempat pemungutan suara (TPS) untuk menjaga jalannya demokrasi yang jujur dan adil dalam pemilihan umum 2019.

"Dalam Rapat Koordinasi PPP ini salah satu agendanya yaitu kami akan memperkuat di sana, saksi," kata Agus Hamdani usai Rapat Koordinasi DPC PPP di Aula Patriot, Garut, Selasa.

Ia menuturkan, DPC PPP Kabupaten Garut telah menyelenggarakan rapat koordinasi sebagai agenda tahunan, terutama dalam rangka menghadapi pesta demokrasi pada pemilihan legislatif tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten serta pemilihan presiden.

Agenda tahun politik itu, kata dia, menjadi perhatian serius PPP di tingkat Kabupaten Garut untuk menjaga pelaksanaan Pemilu 2019 dengan menerjunkan banyak saksi di setiap TPS.

"Penguatannya di saksi, nanti kita akan berikan pelatihan bagi para saksi, karena pemilu sekarang berbeda dengan pemilu kemarin, sekarang ada lima kotak suara, harus hati-hati," katanya.

Terkait dana untuk para saksi itu, kata Agus, para calon legislatif maupun dari DPC PPP sudah siap mengalokasikan dananya sehingga semuanya dapat berjalan dengan baik, jujur dan adil.

"Biaya tidak jadi masalah, nanti kan bisa dari caleg maupun dana dari DPC, jadi kita siap semua dengan anggaran," katanya.

Ia menyampaikan, seluruh kader partai berlambang kabah sudah siap memenangkan perolehan suara terbanyak dengan target sembilan kursi dan mendapatkan jabatan pimpinan di DPRD Kabupaten Garut.

"Target kita sembilan kursi, karena di tahun pemilihan sebelumnya kita hanya dapat enam kursi, untuk tahun ini kita akan mengembalikan kejayaan kita seperti tahun 2004," kata mantan Bupati Garut itu.

 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2018