Cirebon (Antaranews Jabar) - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon, Jawa Barat, menggelar pasar murah pada Kamis sampai Jumat (27/7) sebagai upaya menstabilkan harga di pasar.

"Hari ini dan besok TPID dan Bank Indonesia akan gelar operasi pasar murah untuk beberapa komoditas dalam rangka menekan harga di pasar," kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Cirebon Rawindra Ardiansah di Cirebon, Jabar, Kamis.

Rawindra mengatakan untuk komoditas yang disediakan selama operasi pasar murah di antaranya telur, daging ayam, daging kerbau, minyak, dan cabai.

Operasi pasar murah ini, lanjut Rawindra, upaya TPID dan BI agar masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan dengan harga yang murah, karena saat ini harga beberapa komoditas cenderung naik.

"Karena kita selalu pantu perkembangan harga setiap harinya dan beberapa komoditas menunjukan tren meningkat, jadi kita lakukan operasi pasar," ujarnya.

"Sesuai komitmen dari pemerintah dalam hal ini TPID dan BI maka akan dilakukan operasi pasar apabila ada kecenderungan meningkat," lanjut dia.

Pada operasi pasar murah kali ini, kata Rawindra, pihaknya menyediakan telur dengan harga Rp22.500, daging ayam Rp36 ribu, dan daging kerbau Rp80 ribu per kilogram.

Sedangkan untuk harga cabai rawit dijual per kilogramnya yaitu Rp16 ribu, harga itu.

Menurut dia, barang yang dijual 10-70 persen lebih murah dari harga pasaran.

"Perbedaan harga mulai dari 10 persen dan bahkan 70 persen, seperti cabai di pasar itu Rp35-40 ribu per kilogram, kita di sini hanya Rp16 ribu," katanya.

Sementara itu, untuk warga yang ingin membeli juga dibatasi, agar semua bisa merasakan harga murah, dimana untuk telur dibatasi hanya dua kilogram dan daging ayam juga sama.

"Karena kita tujuannya langsung ke masyarakat, jadi agar semua kebagian," katanya lagi.

 

Pewarta: Khaerul Izan

Editor : Ajat Sudrajat


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2018