Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kabupaten Ciamis, Jawa Barat melaksanakan tes urine secara mendadak dan acak terhadap warga binaan termasuk sipir untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif berbahaya (narkoba) di lingkungan lapas.

"Ini acak, tidak ada pilih-pilih, dari semua blok kami ambil langsung," kata Kepala Lapas Kelas IIB Ciamis Supriyanto kepada wartawan di Ciamis, Kamis.

Ia menuturkan Lapas Kelas IIB Ciamis melaksanakan tes urine secara acak terhadap warga binaan dan petugas sebagai tindak lanjut perintah pimpinan dalam program akselerasi kinerja Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Salah satu dari program tersebut, kata dia, yakni komitmen bersama dalam mendeteksi dan pemberantasan narkoba di lingkungan lapas, salah satunya dengan rutin melaksanakan tes urine sebagai cara medeteksi awal penyalahgunaan narkoba.

"Di awal tahun seluruh jajaran diwajibkan menandatangani perjanjian kinerja sebagai kontrak kerja selama satu tahun untuk melaksanakan perintah pimpinan, termasuk pencegahan dini narkoba," katanya.

Ia menyebutkan ada 15 warga binaan, dan 10 petugas dari seluruh blok hunian yang diminta langsung untuk menjalani tes urine yang dilakukan oleh petugas medis secara profesional.

Hasil tes urine tersebut, kata dia, tidak ditemukan positif narkoba, apabila ada dugaan menyalahgunakan narkoba maka akan ditindaklanjuti dengan dimasukkan ke sel isolasi bagi warga binaan, dan bagi petugas akan dilaporkan pada pimpinan untuk langkah tegas selanjutnya.

"Alhamdulillah, sejauh ini hasilnya aman dan tidak ditemukan penyalahgunaan narkoba," katanya.

Ia menambahkan, kegiatan tes urine akan menjadi agenda rutin sesuai ketentuan, minimal sebulan sekali atau menyesuaikan dengan ketersediaan alat dan kondisi di lapangan.

Selain tes urine, lanjut dia, Lapas Kelas IIB Ciamis pada agenda program tahun 2026 akan memperkuat kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk pencegahan dan penyuluhan narkoba.

"Melalui langkah ini kami berharap Lapas Ciamis tetap bersih dari narkoba dan menjadi bagian dari upaya menciptakan Ciamis yang bebas dari penyalahgunaan narkotika," katanya.
 

Pewarta: Feri Purnama

Editor : Riza Fahriza


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026