Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, telah melaksanakan perbaikan pada 30 titik jalan kabupaten yang rusak akibat bencana alam di wilayah selatan, sehingga warga sudah bisa beraktivitas kembali secara normal.
Kepala Dinas PUTR Cianjur, Eri Rihandiar di Cianjur, Selasa, mengatakan dari 30 titik jalan kabupaten yang rusak, seperti di Kecamatan Agrabinta, Tanggeung, Kadupandak dan Takokak, sudah tuntas pengerjaanya, sedang sisanya tujuh titik masih dalam proses perbaikan yang hampir selesai.
"Kalau ditotal panjangnya tidak lebih dari 4 kilometer yang masih dalam proses perbaikan. Rata-rata jalan rusak akibat pergerakan tanah yang terjadi beberapa waktu lalu," katanya.
Dia menjelaskan, perbaikan secara permanen dilakukan sejak beberapa bulan terakhir karena dampak jalan rusak membuat aktivitas warga di sejumlah kecamatan terhambat, sehingga pemerintah daerah memprioritaskan penanganan cepat dilakukan lintas sektoral.
"Perbaikan jalan permanen dilakukan secara bertahap dengan harapan tahun ini tuntas keseluruhan, perbaikan difokuskan di sejumlah titik seperti Cipari-Cubitung, Parakan Tugu, dan Sukasari-Kadupandak," katanya.
Pihaknya, tambah dia, memfokuskan perbaikan jalan kabupaten yang masih rusak di tujuh titik wilayah selatan, sedangkan perbaikan jalan desa menjadi prioritas desa untuk diselesaikan, sehingga akhir tahun diharapkan seluruh jalan rusak akibat pergerakan tanah tuntas diperbaiki.
"Kami fokus perbaikan jalan kabupaten, sedang perbaikan jalan desa oleh pihak desa sesuai dengan kewenangannya, kami juga berkoordinasi dengan Pemprov dan Pusat agar dapat membantu perbaikan jalan dapat tuntas sesuai target," katanya.
Editor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2025