Cianjur (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Barat bersama seluruh jajaran Polres memaksimalkan pelaksanaan operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) serta Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) menjelang bulan puasa.

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan di Cianjur, Kamis, mengatakan pihaknya memastikan pengawasan terhadap peredaran minuman keras dan obat-obatan terlarang lebih diperketat sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.

“Sasaran utama operasi bersama jajaran Polres di Jabar adalah peredaran minuman keras serta obat-obatan berbahaya dan terlarang sebelum memasuki bulan puasa," katanya.

Termasuk memaksimalkan upaya penindakan terhadap berbagai bentuk kejahatan lainnya seperti pencurian kendaraan bermotor dan tindak kriminal jalanan, serta melakukan patroli dan razia di sejumlah titik yang dinilai rawan di masing-masing wilayah hukum.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di Jabar, termasuk pemudik yang akan melintas di wilayah tersebut saat arus mudik dan balik lebaran.

Bahkan menjelang masuknya bulan puasa, pihaknya juga berencana melakukan pemusnahan barang bukti seperti miras, obat terlarang, obat berbahaya terlarang secara serentak di seluruh jajaran Polres di Jabar.

"Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat selama bulan puasa sampai lebaran, sehingga mereka dapat menjalankan ibadah dengan aman, tenang, dan nyaman tanpa gangguan berbagai penyakit masyarakat," katanya.

Pihaknya juga meminta masyarakat segera melapor ketika mendapati kegiatan dan hal yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal guna segera dilakukan tindakan oleh petugas kepolisian.

"Setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti petugas di masing-masing jajaran Polres, sehingga kami berharap bantuan dari masyarakat terkait pengawasan dan pengamanan di lingkungan tempat tinggal," katanya.



Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026