Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Ahmad Dofiri memastikan tim mitigasi bencana alam sudah siap siaga di jalur mudik untuk melakukan penanganan dengan cepat apabila ada gangguan bencana di wilayah selatan Jawa Barat.
"Kesiapan mitigasi bencana di jalur selatan, kalau kita lihat kesiapan Pak Kapolres, Pak Bupati sudah menyiapkan alat berat, kemudian juga termasuk beberapa instansi lain," kata Ahmad Dofiri saat meninjau jalur mudik untuk memastikan kelancaran dan keamanan menjelang perayaan Hari Raya Lebaran di Pos Pengamanan Terpadu GTC Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat.
Ia menuturkan, hasil peninjauan kesiapan personel maupun peralatan di posko utama jalur mudik sudah siap semuanya untuk memitigasi bencana alam di daerahnya.
"Apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa diatasi langsung dengan baik, karena orang maupun peralatannya sudah siap," katanya.
Ia mengatakan, jalur selatan Jawa Barat merupakan daerah rawan terjadinya bencana alam, apalagi saat ini masih musim penghujan yang harus selalu diwaspadai dan menjadi perhatian bersama.
Namun beberapa hari ini, kata dia, kondisi cuaca cukup bagus, dan diharapkan ke depannya selama musim arus mudik tidak terjadi bencana alam di jalur mudik.
"Cuaca hari ini dan sampai dengan Lebaran nanti mudah-mudahan bagus kalau seperti ini tidak terjadi gangguan daripada bencana tadi," katanya.
Ia menyampaikan hasil pemantauan langsung ke lapangan menunjukkan kondisi arus lalu lintas terkendali dan aman.
Hasil laporan di lapangan, kata dia, tiga hari sebelum Lebaran tercatat sudah 60 persen atau sebanyak 1,2 juta kendaraan keluar dari Jakarta, sisanya 40 persen lagi akan terbagi beberapa hari menjelang Lebaran.
"Mudah-mudahan tinggal 40 persennya itu kalau terbagi menjadi tiga hari, hari ini, besok, dan lusa, kiranya bisa terurai dengan baik," katanya.
Ia menambahkan, pentingnya pengamanan yang efektif dan sinergi antar instansi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama libur Lebaran, termasuk pengaturan arus lalu lintas, penanganan kemacetan, dan pengawasan terhadap protokol kesehatan.
Operasi Ketupat 2025 itu, kata dia, merupakan operasi kemanusiaan untuk memberikan rasa aman, nyaman, dan keselamatan bagi masyarakat selama perayaan Lebaran, dan menjaga kelancaran arus mudik dan balik.
"Kami juga akan fokus pada pengawasan terhadap potensi kerumunan di tempat-tempat umum dan mengedepankan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wakapolri pastikan tim mitigasi bencana sudah siap di jalur mudik
Editor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2025