Antarajabar.com - KONI Jawa Barat memberikan hadiah "kadeudeuh" kepada lima atlet Tim Thomas dan Uber asal daerah itu sebagai penghormatan atas perjuangan maksimal di tingkat internasional.

"Kendati belum berhasil membawa pulang Piala Thomas dan Uber ke tanah air, namun mereka telah melakukan perjuangan sangat maksimal dan layak mendapat penghormatan dan apresiasi tinggi," kata Ketua KONI Jawa Barat H Ahmad Saepudin di Bandung, Rabu.

Kelima pebulutangkis asal tanah Pasundan tersebut yakni Anthony Sinisuka Ginting, Ricky Karanda Suwardi, Hanna Ramadini, Gregoria Mariska dan Tiara Rosalia Nuraidah.

Namun Ricky Karanda tidak hadir pada acara penerimaan itu karena kondisinya masih belum pulih sepulang dari turnament itu.

Menurut Achmad Saefudin meski kelimanya gagal meraih gelar juara di Kejuaraan yang digelar Kunshan Sports Center Stadium, China pada 15-22 Mei 2016 tidak berarti ucapan terimakasih tidak disampaikan.

Ia berharap kadedeuh yang diberikan bisa membuat motivasi para atletnya ini kembali terangkat terutama dalam menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jabar 17-29 September mendatang.

"Mereka adalah atlet kebanggaan Jabar yang sudah membuka simpul menuju juara di PON XIX nanti," katanya.

Ia menyatakan, cabang bulu tangkis merupakan cabang unggulan tuan rumah Jabar untuk mendulang medali emas pada PON XIX/2016 mendatang. Sebanyak 16 atlet Pelatda Jabar, 12 atlet diantaranya merupakan penghuju Pelatnas.

Manajer Tim Bulutangkis PON XIX/2016 Jabar Yudi Kristandi menyebutkan komposisi itu cukup menguntungkan Jawa Barat dan ia berharap para atletnya bisa tampil maksimal di ajang olahraga nasional empat tahunan itu.

Sementara itu Anthony Sinisuka Ginting mengaku senang atas perhatian dari KONI Jawa Barat dan ia berharap bisa mengukir prestasi dan membantu Jabar meraih Jabar Kahiji atau Juara Umum PON XIX/2016.

"Kami ingin medali emas. Saya akui persaingan sangat ketat namun kami akan tampil maksimal," kata Anthony.

Pewarta:

Editor : Sapto HP


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2016