Wali Kota Bogor, Jawa Barat, Bima Arya Sugiarto mengatakan,  kehadiran angkutan kota (angkot) listrik di wilayahnya merupakan bagian dari reformasi transportasi.

Bima dalam sambutannya saat kick off uji coba angkot listrik, Kamis, mengatakan ada tiga hal fenomenal yang melekat pada angkot konvensional yang masih ada saat ini.

Ia menyebut, hal pertama yakni kebiasaan sopir angkot yang mengetem sembarangan, lalu angkot-angkot tua yang masih dibiarkan beroperasi menyebabkan polusi, dan penumpang tidak nyaman karena diteror pengamen yang lalu lalang.

Ia menyampaikan, kehadiran angkot listrik merupakan ikhtiar Pemkot Bogor untuk menghilangkan tiga hal tersebut, karena angkot listrik berhenti di titik yang sudah ditentukan, tidak ada polusi, bahkan pengamen.

“Ini adalah bagian dari reformasi angkutan kota di Kota Bogor. Nanti hanya ada Biskita, angkot listrik, dan trem di Kota Bogor. Kalau nggak dimulai sekarang kapan lagi?” ucapnya.

Bima menjelaskan, angkot listrik ini menggantikan angkot konvensional. Apabila berhasil, skema yang akan berjalan adalah konversi 2:1 atau dua angkot konvensional diganti jadi satu angkot listrik.
 

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bima Arya: angkot listrik bagian dari reformasi transportasi

Pewarta: Shabrina Zakaria

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2024