Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan meninjau stok sejumlah komoditas bahan pokok pangan di Pasar Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

“Jadi untuk masyarakat alhamdulillah bulan suci Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri ini tersedia stok cukup banyak dan harganya cenderung turun,” kata Zulhas di Kabupaten Bandung, Selasa.

Baca juga: Pemkab Bandung menggelar operasi paket sembako bersubsidi di 31 kecamatan

Dalam kunjungannya, Zulhas berinteraksi dengan sejumlah pedagang mulai pedagang beras, pedagang daging ayam, hingga pedagang telur.

Hasil pantauan harga dari Mendag yakni harga cabai merah Rp30.000 per kilogram yang menurutnya terlalu murah. Lalu harga telur ayam  Rp26.400 per kg dan daging ayam Rp40.000 per kg.

“Cabai itu sedangnya bisa jual Rp50.000 per kilogram orang masih mau tanam cabai, tapi kalau jual Rp30.000 orang tidak mau lagi tanam cabai, rugi,” kata dia.

Untuk harga beras, kata dia, mulai cenderung turun karena di beberapa wilayah sudah memasuki musim panen raya.

“Beras turun harganya karena sudah mulai panen, turunnya itu dari Rp19.000 jadi Rp16.000 ada yang Rp16.000 jadi Rp15.000 jadi ada yang turun Rp3.000 dan juga ada yang Rp1.000,” katanya.


Menurut Zulhas, dengan kondisi harga pangan yang dinilainya stabil, ia memastikan saat Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri tidak akan terjadi kenaikan harga secara signifikan.

"Secara umum stoknya melimpah. Sayur-sayuran hampir semua turun (harganya). Jadi insya Allah puasa ini dan menjelang lebaran sembako tersedia dan harga cenderung turun,” kata Zulhas.

Dalam tinjauan itu Mendag didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jabar Noneng Kamara, dan Kepala Bulog Cabang Bandung Erwin Budiana.

Baca juga: Pemkab Bandung rekrut 1.500 ASN tahun 2024

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendag tinjau stok bahan pokok di Pasar Soreang Bandung

Pewarta: Rubby Jovan Primananda

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2024