Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan “soft launching” atau peresmian kereta cepat Jakarta-Bandung pada 1 Oktober 2023.

“Kereta api cepat, Presiden mungkin akan lakukan sotf launching 1 Oktober,” kata Luhut setelah rapat terbatas Integrasi Moda Transportasi Publik di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Setelah “soft launching”, kata Luhut, kereta cepat Jakarta-Bandung yang bernama “Whoosh” itu dapat digunakan oleh publik.
 

Sementara itu, harga tiket kereta cepat, Luhut mengatakan kemungkinan akan juga diumumkan pada 1 Oktober 2023.

Menurut Luhut, Presiden Jokowi akan memberikan diskon harga tiket kereta cepat dalam periode tertentu agar dapat digunakan masyarakat luas.

"Tadi baru dibicarakan akan memberikan diskon berapa lama dulu nanti bertahap. Jadi basically, Presiden itu ingin supaya semua kita bisa menikmati dengan harga yang bagus tapi ini juga jalan," kata Luhut.

Presiden Jokowi pada 13 September 2023  melakukan uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung. Presiden melakukan uji coba kereta cepat dengan titik awal perjalanan dari Stasiun Halim, Jakarta, yang berakhir di Stasiun Padalarang, Jawa Barat. Hanya butuh waktu 28 menit untuk tiba di stasiun Padalarang dari Halim.

Kemudian, Presiden Jokowi melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Bandung di Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, dengan menggunakan kereta api pengumpan atau feeder.

Operator kereta cepat PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) juga telah membuka partisipasi masyarakat untuk mengikuti uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung. Uji coba kereta cepat tahap dua bagi masyarakat akan dilakukan pada 25-30 September 2023. Dalam uji coba terbatas, KCIC melayani empat jadwal perjalanan pulang pergi (PP) Jakarta-Bandung, sehingga total terdapat 8 perjalanan yang beroperasi setiap hari.


Kereta cepat Jakarta-Bandung dapat melaju hingga 350 kilometer per jam sehingga waktu tempuh Jakarta-Bandung dapat dipangkas menjadi hanya sekitar 45 menit.


Sementara itu Deputy Chief Engineer proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung dari China Railway Signal & Communication (CRSC) Liu Jieping mengatakan bahwa teknologi sistem kendali kereta pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung merupakan yang pertama digunakan di luar China.

"Kereta Cepat Jakarta-Bandung ini merupakan projek kereta api cepat pertama yang seluruh sistem faktor dan semua rantai industri yang diimplementasikan di luar China," ucap Liu dalam media visit KCJB di Jakarta, Selasa.
 
Liu mengatakan sistem yang dipakai untuk proyek KCJB dari CRSC adalah Chinese Train Control System (CTSC) level 3 yang merupakan set komplit otomatis yang akan semakin meningkatkan aspek keamanan, kualitas pelayanan, dan efisiensi dari operasional KA Cepat yang akan diberi nama "Whoosh" ini.
 
Sistem ini telah diaplikasikan pada kereta cepat di China lebih dari 40 ribu kilometer. CTCS 3 ini merupakan teknologi terbaru yang di gunakan dari China.
Staf CRSC memberikan pengetahuan tentang sistem jaringan Kereta Cepat Jakarta Bandung kepada staf lokal di ruang monitor kendali Statsiun Tegalluar, Bandung, Selasa (26/9/2023) (ANTARA/Fitra Ashari)

 
 

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Luhut sebut Jokowi "soft launching" kereta cepat Whoosh 1 Oktober

Pewarta: Indra Arief Pribadi

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023