Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha memastikan tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kebakaran hutan di Kanada.

“KJRI Vancouver terus memantau bencana kebakaran hutan yang melanda beberapa wilayah di Kanada, termasuk di Yellowknife dan Kelowna. Otoritas Kanada juga telah menetapkan status darurat,” kata Judh melalui pesan singkat, Sabtu.

Berdasarkan data KJRI Vancouver, saat ini 28 WNI tinggal di Kelowna, dan mayoritas mahasiswa.

Tidak ada WNI yang tinggal di Yellowknife.

Guna mengantisipasi situasi bencana memburuk, KJRI, mahasiswa Indonesia dan masyarakat Indonesia di Kelowna telah mengatur proses evakuasi.

“Tujuan evakuasi antara lain Wisma Indonesia di Vancouver, Ecuation Centre di Kota Kelowna, dan beberapa kota lain di sekitar Kelowna,” tutur dia.

KBRI Ottawa, KJRI Vancouver, dan KJRI Toronto telah mengeluarkan imbauan kepada para WNI agar meningkatkan kewaspadaan, mempersiapkan perlengkapan pelindung pernafasan, mengikuti imbauan dan arahan dari otoritas setempat.

Kementerian Luar Negeri RI juga menyediakan hotline yang dapat dihubungi WNI untuk meminta bantuan.



Hotline KBRI Ottawa: +1 613 410 1481

Hotline KJRI Vancouver: +1 778 788 1992

Hotline KJRI Toronto: +1 416 312 5514


Sebelumnya, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengatakan di media sosial bahwa pemerintah terus memobilisasi sumber daya di Wilayah Barat Laut dan siap memberikan dukungan di Kelowna seiring lebih banyak lagi krisis kebakaran hutan di Kanada bagian barat pada Jumat (18/8).

Kelowna, sebuah kota di British Columbia dengan populasi sekitar 150.000 jiwa, telah mengumumkan status darurat di tengah kebakaran hutan.

Kota Kelowna Barat, dengan populasi sekitar 36.000 jiwa, juga mengumumkan status darurat lokal. Pihak otoritas mengonfirmasi pada Jumat dalam sebuah konferensi pers bahwa ada sejumlah kerugian struktural di kota tersebut. Lebih dari 2.400 properti terdekat berada di bawah perintah evakuasi.
 
   Foto yang diabadikan pada 16 Agustus 2023 ini menunjukkan anggota Angkatan Bersenjata Kanada sedang bersiap untuk membuat sekat bakar di Yellowknife, Wilayah Barat Laut, Kanada. (Angkatan Bersenjata Kanada/Handout via Xinhua) 


Di Wilayah Barat Laut, upaya evakuasi di Yellowknife berlanjut pada Jumat. Menurut media lokal, 26 penerbangan evakuasi telah dijadwalkan bertolak dari kota itu menuju Calgary. Pemerintah federal mengatakan pihaknya menyewa pesawat pribadi guna membantu upaya militer. 

Pemerintah wilayah tersebut mengatakan api masih tidak terkendali di 15 kilometer sebelah barat laut Yellowknife, seraya menambahkan hari-hari kritis dan menantang diperkirakan akan terjadi.

Trudeau menggelar pertemuan darurat pada Kamis (17/8) untuk membahas krisis kebakaran hutan di Wilayah Barat Laut dan cuaca ekstrem di seluruh negara tersebut.

Menurut Pusat Kebakaran Hutan Antarlembaga Kanada, terdapat sekitar 1.000 kebakaran hutan aktif di Kanada hingga Jumat, dengan lebih dari 380 di antaranya terjadi di British Columbia dan lebih dari 230 lainnya di Wilayah Barat Laut. 


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemlu pastikan tak ada WNI jadi korban kebakaran hutan di Kanada

Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023