Badan Usaha Milik Otorita IKN PT Bina Karya (Persero) menjalin kerja sama dengan PT Citra Kotabaru Nusantara (Ciputra Group) terkait pembangunan kawasan terpadu di Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

“Ciputra Group selalu berhasil membangun sesuatu yang membuat orang terpukau. Semoga dengan adanya kerja sama ini, hal yang sama akan dirasakan orang lain saat mengunjungi IKN nanti,” ujar Direktur Utama PT Bina Karya (Persero) Boyke P Soebroto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dia menambahkan, pembangunan kawasan terpadu oleh Ciputra Group ini diharapkan dapat dimulai secepatnya setelah groundbreaking selesai dilakukan.

“Semoga investasi ini berjalan dengan baik dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa bagi IKN,” kata Boyke.

PT Citra Kotabaru Nusantara (Ciputra Group) melakukan Penandatanganan Kesepakatan Kerja Sama dengan PT Bina Karya (Persero) terkait Pengembangan Kawasan Terpadu.

Ciputra Group akan bangun Kawasan terpadu di IKN Nusantara. Kawasan terpadu tersebut terdiri dari perumahan, hotel, lapangan golf, MICE (meeting, incentive, conference dan exhibition) dan botanical garden.

“Penandatanganan kesepakatan kerja sama ini merupakan milestone yang sangat berarti bagi kami. Karena akhirnya kami bisa menindaklanjuti konsep pengembangan yang sudah lama kami siapkan untuk diimplementasikan di IKN,” ujar Managing Director Ciputra Group Budiarsa.

Sebelumnya, Ciputra Group sudah menyatakan kesiapan dan komitmennya untuk melakukan investasi di IKN sebagai bagian dari peran swasta dalam pembangunan IKN pada acara Pre-Market Sounding Project IKN tahun lalu.

Nusantara adalah Ibu Kota Negara Indonesia di masa depan, yang ditetapkan dan diatur oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2022. Terletak di pesisir timur Pulau Kalimantan. Luas wilayah Nusantara hampir empat kali Jakarta, yaitu kurang lebih 256.142 hektare dan wilayah laut seluas 68.189 hektare. Nusantara akan mengubah orientasi pembangunan menjadi Indonesia-sentris, dan berfungsi untuk mempercepat transformasi ekonomi negara.


Waskita Karya Bangun Jalan IKN

Sementara itu secara terpisah PT Waskita Karya (Persero) Tbk. melalui unit bisnisnya yaitu Infrastructure II Division telah memenangkan tender untuk mengerjakan pembangunan proyek Jalan Feeder Distrik Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Dalam kontrak kerja, pembangunan pekerjaan ini membutuhkan waktu selama 390 hari dan diperkirakan akan selesai pada bulan Agustus 2024.

"Tentunya pembangunan proyek ini diiringi dengan sistem modernisasi BIM (Building Information Modeling) agar mempercepat dan mempermudah kami dalam menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan target yang ditentukan,” ujar Director of Operation II Waskita Karya Dhetik Ariyanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dia menambahkan, Perseroan juga berupaya untuk selalu mengutamakan aspek-aspek tata kelola yang baik, terutama dalam hal transparansi, lean construction serta efisiensi dan efektivitas dalam menjalankan proses bisnis.

"Kami berkomitmen akan menjaga bersama sehingga proyek ini bisa memenuhi seluruh keinginan dari pemangku kepentingan untuk mewujudkan seluruh target yang diinginkan,” katanya.

Penandatanganan kontrak kerja berlangsung di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada Jumat (7/7) dan dilakukan antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Lingkar Sepaku, Almi Mardhani dengan Senior Vice President Infrastructure II Division, Fatkhur Rozaq.

Acara ini juga disaksikan langsung oleh Kepala BBPJN Kalimantan Timur, Reiza Setiawan, Satuan Kerja Pelaksanaan Pembangunan IKN 2, Armen Adekristi dan Director of Operation II Waskita Karya, Dhetik Ariyanto. Adapun nilai paket pekerjaan tersebut sebesar Rp1,3 triliun.

Pembangunan Jalan Feeder Distrik Kawasan Inti Pusat Pemerintahan ini terbagi menjadi 6 bagian jalan yang akan dikerjakan. Terdapat 6 jalan yang akan dikerjakan yaitu Jalan Grande, Jalan Akses Grande, Jalan Plaza Seremoni, Jalan Plaza Sipil, Jalan Distrik Bhineka dan Jalan Distrik Rumah Tapak.
Ada beberapa jalan yang sebagian sudah dikerjakan karena sebelumnya digunakan akses untuk keperluan logistik proyek.

Tentunya Waskita memiliki tantangan tersendiri dalam mengerjakan pembangunan di IKN yaitu banyak proyek-proyek yang on going dikerjakan yang dimana area kerja pasti akan bersinggungan dengan proyek lain, oleh karena itu koordinasi yang intens dengan kontraktor lain sangat dibutuhkan agar mengurangi hambatan yang ada.

Sementara itu, SVP Corporate Secretary Perseroan Ermy Puspa Yunita bahwa koordinasi saat berjalannya pekerjaan sangat dibutuhkan.

“Koordinasi sangat perlu dilakukan setiap saat, agar pekerjaan kita tidak terganggu dan juga tidak mengganggu pekerjaan proyek yang lain. Sebelumnya di kawasan KIPP ada juga proyek-proyek Waskita yang sedang berjalan,” kata Ermy.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bina Karya dan Ciputra Group bersinergi bangun kawasan terpadu di IKN

Pewarta: Aji Cakti

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023