Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengapresiasi langkah Sanusa Medika, perusahaan joint venture antara perusahaan global asal Australia Aspen Medical dan Docta bersama BUMD Jawa Barat PT Jasa Sarana, yang memulai pembangunan Rumah Sakit (RS) internasional pertama di Sawangan, Depok, Jawa Barat.
 
"Saya mengapresiasi kepada Aspen Medical dan Sanusa Medika atas komitmen mereka dalam meningkatkan pelayanan kesehatan di Jawa Barat. Salah satu wujudnya adalah dengan dibangunnya Aspen Medical Hospital Depok di Shila at Sawangan, Kecamatan Bojongsari, Depok menggandeng Jasa Sarana," kata Gubernur Ridwan Kamil, dalam keterangannya, Rabu.
 
Gubernur Ridwan Kamil menjelaskan bahwa proyek pembangunan rumah sakit ini sangat penting karena akan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat Jawa Barat dalam bidang kesehatan
 
"Rasio infrastruktur layanan kesehatan kita masih kurang seperti puskesmas dan rumah sakit yang masih sedikit," kata dia.
 
Kehadiran rumah sakit internasional ini akan memfasilitasi masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang berkualitas.
 
"Kami yakin proyek ini akan membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Jawa Barat dan memperkuat posisi Jawa Barat sebagai daerah unggul dalam pelayanan kesehatan," ujarnya.
 
Inisiatif untuk membangun Aspen Medical Hospital Depok merupakan dukungan terhadap visi Gubernur Ridwan Kamil untuk mengubah layanan kesehatan di Jawa Barat.
 
Pembangunan ini juga merupakan hasil nyata dari pertemuan antara Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Perdana Menteri Australia, Anthony Norman Albanese saat acara G20 yang diselenggarakan di Bali pada 2022 lalu.
 
Salah satu tujuan utama dari kemitraan ini menurutnya adalah untuk mengkatalisasi pemulihan kesehatan dan ekonomi bagi warga Jawa Barat. 
 
Pada tahun 2020, Aspen Medical dan Docta telah menandatangani kesepakatan untuk menginvestasikan US$1 billion atau setara Rp14 triliun di Indonesia dan bekerja sama dengan BUMD Jawa Barat PT Jasa Sarana mendirikan perusahaan joint venture Sanusa Media.
 
Melalui joint venture ini, Sanusa Medika menargetkan akan membangun 23 rumah sakit dan 650 klinik kesehatan masyarakat di provinsi Jawa Barat selama jangka waktu 20 tahun ke depan. Salah satunya adalah Aspen Medical Hospital Depok.
 
CEO Sanusa Medika, Dr. Andrew Rochford, menjelaskan bahwa dengan dukungan dari Aspen Medical, Docta, dan PT Jasa Sarana, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan fasilitas perawatan kesehatan yang lebih baik, terutama bagi mereka yang belum memiliki akses layanan kesehatan.
 
"Upaya yang kami lakukan mencakup berbagai aspek, termasuk peningkatan layanan kesehatan, penambahan tempat tidur rumah sakit, perluasan akses ke peralatan diagnostik, dan penyediaan layanan kesehatan dengan standar internasional," katanya.
 
Sebagai Rumah Sakit Umum tipe B dengan sertifikasi standar internasional, Aspen Medical Hospital Depok hadir dengan tujuan mengatasi kekurangan tempat tidur, terutama di wilayah Depok dan sekitarnya, dengan kapasitas 200 tempat tidur.
 
Rumah sakit ini juga dilengkapi dengan unit-unit khusus seperti tempat tidur isolasi yang modern dan unit perawatan intensif.
 
Aspen Medical Hospital Depok dirancang oleh ahli rumah sakit dari Belanda, yaitu Emerald Hospital Group, dengan konsep rumah sakit ramah lingkungan (green hospital) dan fasilitas bangunan modern yang mengadopsi teknologi terkini dalam industri perhotelan.
 
Terutama, rumah sakit ini mengedepankan penggunaan energi yang ramah lingkungan dalam tata ruang dan sumber energi listriknya, sehingga dapat menjadi contoh bagi rumah sakit di Indonesia dalam penerapan teknologi di bidang perhotelan.
 
Peletakan batu pertama Aspen Medical Hospital Depok, Selasa (20/6) dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan Sekda Kota Depok Supian Suri.
 
 
 

Pewarta: ASJ

Editor : Ajat Sudrajat


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023