Ikatan Alumni (IKA) Universitas Padjajaran (Unpad) menegaskan, tidak pernah mendukung bakal calon presiden (bacapres) tertentu pada Pemilu 2024.

"Secara organisasi kami bersikap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis," kata Ketua Umum IKA Unpad Irawati Hermawan di Jakarta, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan Irawati, terkait munculnya wacana di masyarakat, dimana sekelompok orang mengatasnamakan IKA Unpad, mendukung bacapres pada pemilu.

Namun secara organisasi kata dia, IKA Unpad mendorong para alumni untuk berpartisipasi secara aktif dan mempergunakan hak politiknya.

"Kami memiliki 370 ribu alumni se Indonesia," ujarnya.

Dia menjelaskan sebagai warga Indonesia, para alumni bebas menyalurkan aspirasi secara demokratis, dengan tujuan ikut memperkokoh persatuan rakyat Indonesia, sebagai tanggung jawab bersama yang harus dipikul, karena bagian dari kaum intelektual Indonesia.

Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat IKA Unpad Rudiantara menegaskan organisasi mendorong alumni untuk berpartisipasi aktif.

"Kami meyakini talenta dari IKA Unpad sangat baik dan ini merupakan peristiwa lima tahun sekali," jelasnya.
Rudi mengatakan para alumni boleh berpartisipasi, tetapi jangan menggunakan identitas IKA Unpad.

"IKA Unpad tidak melakukan politik praktis, tetapi politik filosofi," ujarnya.

IKA Unpad memiliki beberapa kriteria terhadap kepemimpinan presiden Indonesia, diantaranya memiliki kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni, integritas yang teruji, serta rekam jejak kepemimpinan yang baik.

Selanjutnya, memiliki visi menjadikan Indonesia emas 2045 sebagai negara yang memiliki peran kuat secara global dan menjadikan Indonesia menjadi lima besar kekuatan ekonomi dunia.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IKA Unpad tegaskan tidak mendukung bacapres tertentu

Pewarta: Fauzi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023