Agrarian Resource Center (ARC), sebuah perpustakaan agraria pertama di Kota Bandung, Jawa Barat, yang beralamat di Jalan Ski Air No. 20, Arcamanik, menyuguhkan 8 ribuan koleksi buku bagi warga yang suka berburu bacaan seputar agraria.
 
"Perpustakaan ini buka untuk umum, setiap Senin-Jumat, pukul 10.00-18.00 WIB. Di sini kami mempunyai koleksi hampir 8.000 buku dari berbagai tema, seperti sejarah, filsafat, ekonomi, hukum, sosial, politik, dan tentunya studi agraria," kata Staf Perpustakaan ARC, di Kota Bandung, Jumat.

Baca juga: "Haus Buku #3" kembali digelar di Perpustakaan Ajip Rosidi
 
Berdiri sejak tahun 2014, perpustakaan ini menjadi pusat data dan dokumentasi studi agraria yang diminati oleh kalangan pengkaji dan peneliti.
 
Ia menuturkan dapat dikatakan, ARC merupakan pusat data agraria yang paling lengkap dibandingkan dengan yang lain.
 
“Dokumentasi atau arsip lama dari zaman 1960 juga ada disini. Dibandingkan yang di Jakarta, Bogor, sama Yogja bisa dibilang kita yang paling lengkap sih," kata Mario.
 
Bermula dari ketertarikan para pendiri yang tergabung ke dalam Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) yang merupakan sebuah kelompok agraria terbesar di Indonesia, menjadikannya sebuah ide baru berupa pusat dokumentasi yang dituangkan dalam bentuk ARC (Agrarian Resource Center) ini.
 
Mario berharap perpustakaan ini semoga bisa bermanfaat bagi publik.
 
“Harapannya semoga bisa bermanfaat bagi publik dalam hal memberikan akses publik untuk mendapatkan bacaan atau referensi otoritatif tentang studi agraria,” kata dia.

Baca juga: Indeks literasi masyarakat Purwakarta ditingkatkan melalui perpustakaan digital 
 

Pewarta: Ajat Sudrajat dan Shafira Az

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023