Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil pada Selasa melepas 550 pelajar yang akan berangkat ke Kairo, Mesir, untuk menimba ilmu di Universitas Al-Azhar.

Pada acara pelepasan yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Gubernur berpesan kepada calon mahasiswa Universitas Al-Azhar agar fokus belajar selama berada di Mesir.

"Niatkan untuk belajar jangan lain-lain, maka harus selesai sampai lulus. Kalau bisa terus berjenjang hingga S2, S3," katanya.

Baca juga: Pemprov Jawa Barat bantu pemulangan jenazah mahasiswi di Mesir ke Cianjur

Gubernur juga meminta para pelajar menjaga nama baik bangsa dan tidak melanggar norma-norma yang berlaku di negara tempat mereka belajar.

"Jangan sampai terdengar ada perilaku yang melanggar norma-norma kearifan lokal di sana. Walaupun saya yakin rata-rata orang Jabar itu someah (ramah), bisa menyesuaikan, atau mengalir seperti air, mudah beradaptasi," tuturnya.

Baca juga: Masjid Al Azhar distribusikan daging hewan kurban kepada warga Jabodetabek




Selain itu, dia meminta para pelajar menyampaikan inovasi-inovasi Jawa Barat dalam upaya dakwah.

"Tolong sebar luaskan inovasi kita seperti Satu Desa Satu Hafidz, One Pesantren One Product, Dakwah Digital. Dan kalau bisa jadi duta Islam wasathiah," katanya.

Mahasiswa asal Jawa Barat yang menempuh pendidikan di Universitas Al-Azhar jumlahnya meningkat setiap tahun. Menurut data Kedutaan Indonesia di Mesir, mahasiswa asal Jawa Barat yang belajar di universitas itu seluruhnya 1.545 orang.

"Ini belum ditambah dengan yang berangkat sekarang. Kalau dijumlah (semua) sudah lebih dari 2.000 orang," kata Gubernur.

Baca juga: Al-Azhar Islamic Boarding School hadir di Podomoro Park Bandung

Baca juga: Hanya Kemenag yang berwewenang rekomendasikan studi di Al Azhar Mesir

 

Pewarta: ASJ

Editor : Ajat Sudrajat


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2022