Hujan deras menyebabkan air Sungai Cidurian meluap dan membanjiri beberapa rumah warga di Kampung Banar, Desa Harkatjaya, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, pada Kamis (16/12) petang.

Kepala Desa Harkatjaya Neneng Mulyati saat dihubungi ANTARA dari Bogor mengatakan bahwa luapan air sungai itu menyebabkan lima rumah terendam setinggi satu meter.

Baca juga: Pemkab Bogor normalisasi Sungai Cidurian, ini alasannya

"Mulai pukul 16.00 sore merendam beberapa rumah warga," katanya, lalu menambahkan, "Lima rumah terendam setinggi satu meter."

Ia mengatakan bahwa satu dari lima rumah yang kebanjiran luapan air sungai di lingkungan Rukun Tetangga 02 Rukun Warga 08 rusak berat kena terjangan air.

"Korban jiwa tidak ada, karena rumah yang rusak berat itu kebetulan rumah kosong," katanya.
Neneng mengatakan bahwa banjir mulai surut selepas waktu Shalat Magrib.

Baca juga: Bupati Bogor minta BPBD dan BIG investigasi meluapnya Sungai Cidurian

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan normalisasi Sungai Cidurian mulai dari hulu agar wilayahnya tidak lagi kebanjiran luapan air sungai.

Anggota Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Bogor Saepudin Muhtar atau Gus Udin mengatakan bahwa program normalisasi baru dilakukan di wilayah Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, yang merupakan daerah hilir sungai.

Menurut dia, idealnya normalisasi Sungai Cidurian dilakukan dari daerah hulu hingga hilir.

"Kewenangan normalisasi secara utuh dari hulu ke hilir ada pada pemerintah pusat dan diharapkan segera merealisasikan untuk mencegah terjadinya kembali bencana" katanya.

Baca juga: Luapan Sungai Cidurian Bogor rusak jembatan dan belasan rumah

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021