Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, Jawa Barat, memfasilitasi pendaftaran merek bagi 25 pelaku UMKM, sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kepada pengusaha mikro agar mereka memiliki merek yang terdaftar di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Kepala DKUM Kota Depok, Mohammad Fitriawan dalam keterangannya, Kamis, mengatakan pihaknya telah melakukan pembinaan terkait tata cara pendaftaran merek. Para pelaku usaha dibekali ilmu dan kemampuan mulai dari penelusuran, mencari kelas barang, hingga pendaftaran merek.

"Kami fasilitasi 25 UMKM untuk daftar merek produknya secara gratis. Kami juga memberikan pembinaan dengan melibatkan Ditjen Kekayaan Intelektual Kemenkum dan HAM. Yang menjelaskan secara gamblang prosedur pendaftaran merek suatu produk," katanya.

Lanjut Fitriawan, 25 pelaku UMKM tersebut juga diberikan pemahaman tentang cara menampilkan merek secara grafis berupa gambar, huruf, kata, logo nama, angka, susunan warna dalam bentuk dua dan tiga dimensi. Serta suara, hologram, atau kombinasi dari unsur tersebut.

"Termasuk diberikan materi untuk membedakan barang dan jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum," ujarnya.

Fitriawan berharap melalui pembinaan ini dapat memudahkan para pelaku UMKM untuk mendaftarkan merek yang dimiliki, agar menjadi identitas yang resmi.

"Semoga semua produk UMKM di Kota Depok sudah mendaftarkan mereknya," katanya.

Baca juga: Menkop UKM apresiasi Depok Virtual Expo

Baca juga: RPJMD Kota Depok siapkan khusus pemulihan ekonomi UMKM

Baca juga: Wali Kota ajak UMKM Depok kembangkan usaha dengan berinovasi

Pewarta: Feru Lantara

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021