Bandung, 19/1 (ANTARA) - PT Kereta Api (PTKA) Daop II Bandung tengah melakukan pengkajian untuk mengoperasikan KA Harina Pagi jurusan Bandung - Semarang.

"Jalur Bandung - Semarang cukup potensial dan okupansinya cukup bagus, kami masih mengkaji untuk kemungkinan mengoperasikan KA Harina pagi," kata Kepala Humas PTKA Daop II Bandung, Bambang Setya Prayitno di Bandung, Rabu.

Saat ini jalur itu hanya dilayani oleh satu jadwal perjalanan KA Harina yakni pemberangkatan malam hari yakni pukul 20.20 WIB dan tiba di Semarang pukul 04.00 WIB dan sebaliknya.

Okupansi KA yang terdiri dari rangkaian tiga kelas eksekutif dan dua kelas bisnis tersebut cukup tinggi, diprediksi bila dioperasikan pada siang hari diprediksi konsumennya cukup banyak. Jalur tersebut merupakan rute KA jarak menengah.

Pengoperasian KA Harina pagi itu terinspirasi oleh KA Lodaya yang mengoperasikan jadwal perjalanan pagi dan malam hari ke jurusan Bandung - Solo Balapan. Meski dua jadwal perjalanan, namun jalur itu okupansinya cukup bagus.

"Dari sisi bisnis dan pelayanan jalur itu sangat potensial. Jalur itu strategis karena menghubungkan dua ibukota provinsi dan kota jasa," kata Bambang.

Rencana pengoperasian KA Harina Pagi itu menurut Bambang merupakan serapan aspirasi dari masyarakat terutama konsumen di jalur Bandung - Semarang. KA tersebut menggunakan jalur utama yakni Bandung - Cikampek - Cirebon - Semarang.

"Rencana ini merupakan permintaan dari masyarakat, namun kita masih mengkajinya secara bisnis maupun prospeknya ke depan," kata Bambang.

Dengan adanya perjalanan pagi di jalur Semarang - Bandung itu, maka para penumpang mempunyai banyak pilihan untuk melakukan perjalanan siang hari. Di lain pihak jalur Bandung - Semarang juga merupakan jalur wisata.

Namun di lain pihak, PTKA memiliki catatan penolakan operasional KA di jalur itu dimana gagal merealisasikan KA Bandung - Cirebon yang ditentang oleh pengusaha bus jurusan Bandung - Cirebon.

Sementara itu untuk meningkatkan animo masyarakat menggunakan KA Harina, PTKA memberlakukan tarif promosi Rp50.000 untuk 12 kursi untuk setiap akhir pekan dan liburan. Tarif KA Harina sendiri berdasarkan mekanisme pasar batas atas dan batas bawah yakni Rp140.000 hingga Rp200.000.

"Tarif promosi itu berlaku mulai 24 Januari 2011 mendatang," kata juru bicara PTKA Daop II Bandung itu menambahkan.



Syarif A

Pewarta:

Editor : Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2011