Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Jawa Barat, yang menjadi lokasi vaksinasi COVID-19 massal dilanda hujan deras disertai angin kencang dan butiran es menyebabkan sejumlah tenda vaksinasi roboh.

Peristiwa itu terjadi Kamis sekitar pukul 14.00 WIB, usai adanya peninjauan oleh Menteri Kesehatan, Kapolri dan Panglima TNI. Selain itu, hujan deras disertai angin kencang itu pun menyebabkan turunnya butiran es.

"Karena seperti puting beliung sangat besar, waktunya sekitar sejam, makanya ada tiga tenda yang hancur dan delapan yang terbalik," kata Jajang Jamaludin, Staf Logistik dan Peralatan BPBD Jawa Barat.

Meski begitu, ia memastikan peralatan vaksinasi sudah diamankan dengan cepat oleh para petugas di GBLA.

Setelah itu, menurutnya, vaksinasi dilanjutkan di bangunan dalam stadion tersebut. Dia memastikan tidak ada korban luka atas peristiwa tersebut.

Sebelumnya gelaran vaksinasi yang berjudul "Serbuan Vaksinasi" itu digelar sejak Kamis pagi. Kegiatan tersebut rencananya akan diikuti oleh 5.000 orang dari wilayah Bandung Raya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan kegiatan itu merupakan salah satu percepatan vaksinasi ditargetkan mampu membuat vaksinasi dilakukan sebanyak 1 juta orang dalam satu hari.

Selain itu, ia pun menginginkan vaksinasi dilakukan di tempat terbuka seperti yang digelar di Stadion GBLA. Karena menurutnya ruang terbuka memiliki sirkulasi udara yang baik dan mampu menerapkan jaga jarak.

"Untuk rekan-rekan TNI/Polri, Pemda, rasa terima kasih kami kepada teman-teman telah mau membantu," kata Budi.

Baca juga: Menkes cek vaksinasi di GBLA Bandung pastikan tambahan 400 ribu per hari

Baca juga: Warga padati vaksinasi COVID-19 massal di Stadion GBLA Bandung

Baca juga: Kapolri dan Panglima tinjau vaksinasi di wilayah episentrum COVID-19 Bandung

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021