Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa ditutup menguat di tengah koreksi bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup menguat 32,48 poin atau 0,54 persen ke posisi 6.002,77. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 4,35 poin atau 0,49 persen ke posisi 900,02.

"Market mengapresiasi hasil PMI Jasa Amerika Serikat baik dari versi ISM maupun versi final yang menunjukkan hasil yang semakin ekspansif. Adanya proyeksi dari meningkatnya cadangan devisa Indonesia per Maret pada pengumuman esok juga diapresiasi para pelaku pasar," kata Analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji di Jakarta, Selasa.

Dibuka menguat, IHSG sempat melemah namun kembali ke zona hijau dan terus menguat hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dengan sektor transportasi & logistik naik paling tinggi yaitu 4,15 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor teknologi masing-masing 0,83 persen dan 0,55 persen.

Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor kesehatan dan barang konsumen primer turun masing-masing minus 0,22 persen dan minus 0,07 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp315,51 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 965.049 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,43 miliar lembar saham senilai Rp9,36 triliun. Sebanyak 301 saham naik, 186 saham menurun, dan 159 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 392,62 poin atau 1,3 persen ke 29.696,63, Indeks Shanghai turun 1,42 poin atau 0,04 persen ke 3.482,97, dan Indeks Straits Times terkoreksi 1,14 poin atau 0,04 persen ke 3.208,6.

Baca juga: IHSG BEI berpeluang menguat seiring ekspektasi pemulihan ekonomi global

Baca juga: IHSG Selasa pagi dibuka menguat 3,7 poin

Baca juga: IHSG BEI awal pekan kembali turun ke bawah level psikologis 6.000

Pewarta: Citro Atmoko

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021