Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan vaksinasi COVID-19 untuk para atlet diprioritaskan bagi olahragawan yang akan segera bertanding dalam kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Vaksinasi atlet ini penting, termasuk juga prioritas, terutama mereka yang akan mengikuti beberapa event, baik domestik maupun global. Maka mereka harus kita siapkan supaya fisik mereka baik dan jangan sampai tidak bisa mengikuti kompetisi karena terpapar COVID-19," kata Wapres saat meninjau vaksinasi perdana untuk atlet, pelatih dan tenaga pendukung di Istora Senayan Jakarta, Jumat.



Wapres juga menilai vaksinasi bagi para atlet tersebut penting untuk mengharumkan nama bangsa ketika bertanding, khususnya di tingkat internasional. Menurut Wapres, kompetisi olah raga tingkat internasional merupakan satu dari dua kesempatan Bendera Merah Putih dikibarkan dan Lagu Indonesia Raya dikumandangkan, jika para atlet berhasil menang.

"Bendera Merah Putih itu dikibarkan (di luar negeri) hanya kalau dua hal, pertama kalau pimpinan negara datang dan kedua kalau atlet kita berhasil menjuarai suatu turnamen," tambahnya.

Wapres berharap para atlet yang divaksinasi perdana saat ini merupakan perwakilan dari kelompok dengan fisik kuat dan sehat; sehingga masyarakat akan termotivasi untuk mau divaksin.

"Yang kita juga harapkan, atlet ini representasi kelompok yang secara fisik kuat. Sehingga melalui vaksinasi ini, akan menjadi motivasi bagi masyarakat bahwa atlet setelah divaksin itu tetap sehat, kuat. Jadi bisa memberikan motivasi kepada yang lain," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan pihaknya telah meminta kepada Kementerian Kesehatan sebanyak 5.000 dosis vaksin COVID-19 untuk atlet nasional.

"Alokasi vaksin, kami rencanakan awal itu 5.000, tetapi nanti kami lihat lagi kemungkinannya. Kalau masih ada kekurangan, maka tentu saya akan melapor ke Menkes dan diperluas lagi sampai mereka yang akan ikut PON XX di Papua," kata Zainudin.

Vaksinasi tahap pertama diutamakan bagi atlet yang sedang berada di Jakarta untuk menjalani persiapan mengikuti kompetisi. Selanjutnya, Kemenpora akan berkoordinasi dengan dinas kesehatan (dinkes) di daerah untuk vaksinasi kepada atlet yang sedang pulang ke kota asalnya.

"Banyak atlet kita saat ini sedang di daerah dan nanti akan dikomunikasikan dengan dinkes di provinsi maupun kabupaten-kota, tentu kami akan berkoordinasi dengan Menkes supaya mereka tidak perlu ramai-ramai ke Jakarta, jadi divaksin di daerah saja," ujar Menpora.

Baca juga: Wapres Ma'ruf tinjau vaksinasi atlet di Istora Senayan

Baca juga: Pemerintah siapkan vaksin COVID tahap awal untuk 5.000 atlet

Baca juga: Kemenpora: 730 orang siap vaksinasi tahap pertama 26 Februari

Pewarta: Fransiska Ninditya

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021