Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah di Indonesia dalam sepekan ke depan.

"BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah," kata Deputi Bidang Meteorologi Guswanto M.Si melalui siaran pers BMKG, Jakarta, Sabtu.

Ia menyebutkan wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan dengan intensitas lebat antara lain adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan dan Lampung.

Berikutnya adalah wilayah Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.



Wilayah lain yang juga berpotensi diguyur hujan dengan intensitas curah hujan lebat dan dapat disertai petir serta angin kencang adalah Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan juga Papua.

Dengan adanya potensi curah hujan lebat tersebut, maka BMKG mengimbau kepada masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalanan licin.



Bagi masyarakat yang hendak memperoleh informasi terkini, BMKG membuka layanan informasi cuaca 24 jam melalui call center 196, atau dapat diakses di https://signature.bmkg.go.id, atau dengan mengikuti media sosial @infoBMKG, memasang aplikasi iOS dan android "Info BMKG" atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Baca juga: BMKG sebut 15 provinsi waspada banjir termasuk Jabar

Baca juga: BMKG prediksi hujan lebat bisa terjadi di Jabodetabek

Baca juga: BMKG imbau warga waspada potensi gempa besar

Pewarta: Katriana

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2021