Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Jumat (8/5) mulai dari renovasi gedung Sarinah hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan telah menyalurkan Rp2,6 triliun dana bagi hasil ke Pemda DKI.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca.

1. Bos Sarinah: Renovasi gedung rampung 2021, McDonald's masuk prioritas

Direktur Utama Sarinah Gusti Ngurah Putu Sugiarta Yasa menyebutkan renovasi Gedung Sarinah akan mulai dilakukan pada Juni 2020 setelah Hari Raya Idul Fitri 1441 H dan direncanakan selesai pada Mei 2021.

Program renovasi Gedung Sarinah direncanakan akan selesai pada bulan Mei 2021," kata Gusti Ngurah Putu di Jakarta, Jumat.

Berita selengkapnya di sini

2. BI: Cadangan devisa April 2020 naik jadi 127,9 miliar dolar AS

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2020 sebesar 127,9 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi akhir Maret 2020 sebesar 121,0 miliar dolar AS.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Berita selengkapnya di sini

3. Ini tantangan Dirut baru Kereta Api Indonesia

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto menilai Direktur baru PT Kereta Api Indonesia (KAI) Didiek Hartantyo perlu menuntaskan tantangan untuk lebih giat memajukan kereta logistik dalam mendukung kelancaran sistem dan menekan ongkos logistik nasional.

"Mungkin menurut saya tantangan ke depan bagi Dirut baru PT KAI adalah bagaimana menyiapkan sebuah sistem perkeretaapian yang katakanlah memiliki kemampuan mendistribusikan dan mendukung kelancaran logistik barang secara cepat," ujar Eko saat dihubungi Antara di Jakarta, Jumat.

Berita selengkapnya di sini

4. Kemenkeu: Realisasi SBN hingga April 2020 Rp376,5 triliun

Direktur Strategi dan Portofolio Pembiayaan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Riko Amir, menyebutkan realisasi penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) secara neto hingga akhir April 2020 telah mencapai Rp376,5 triliun.

"Sampai akhir April 2020 terdapat penambahan SBN Rp150 triliun termasuk 4,3 miliar dolar AS dari global valas, jadi posisi hingga akhir April 2020 kita sudah terbitkan SBN Rp376,5 triliun," katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Jumat.

Berita selengkapnya di sini

5. Menkeu sebut telah salurkan Rp2,6 triliun dana bagi hasil ke Pemda DKI

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah pusat sudah menyalurkan kurang bayar dana bagi hasil sebesar Rp2,6 triliun kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

“Sisanya kami akan segera, begitu kami sudah menyelesaikan laporan keuangan pemerintah pusat,” katanya dalam jumpa pers daring di Jakarta, Jumat.

Berita selengkapnya di sini

Pewarta: Zubi Mahrofi

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020