Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikutra mengalami longsor di dua titik yang merupakan bantaran Sungai Cidurian, Kota Bandung, menyebabkan sejumlah makam rusak bahkan ada jenazah yang hanyut ke sungai dan saat ini masih dicari. 

Sementara sebuah video beredar di media sosial yang menunjukkan satu jenazah yang hanyut di sungai.

Baca juga: Longsor di aliran sungai akibatkan banjir di Sukajadi Kota Bandung

Kepala UPT Wilayah 3 Dinas Penataan Ruang Kota Bandung, Sumpena mengatakan bahwa jenazah itu memang berasal dari peristiwa longsor TPU Cikutra.

"Itu salah satu jenazah, yang makamnya rusak tapi kita belum tahu dari makam yang mana, di blok mana," kata Sumpena di lokasi kejadian, Sabtu.

Dia mengatakan jenazah itu kini telah ditemukan di kawasan Cipada dan langsung dievakuasi oleh petugas. Kemudian jenazah tersebut, kata dia, langsung dimakamkan kembali.

Baca juga: Jalan utama Cianjur selatan sudah dapat dilalui kendaraan

"Sudah dimakamkan kembali jenazah itu," kata dia.

Sementara itu, Ketua RW 2 Neglasari Entus Heryana menduga jenazah tersebut berasal dari pemakaman yang berada di Blok F TPU Cikutra. Jenazah tersebut hanyut ke aliran anak Sungai Cidurian.

Baca juga: Alat berat buka jalur utama selatan Cianjur akibat longsor

"Kayanya dari sini (Blok F) hanyutnya, soalnya saya pantau terus yang di Blok E," kata dia.

Sejauh ini pihak Dinas Penataan Ruang Kota Bandung mencatat ada sebanyak 29 makam yang rusak dan 14 di antaranya mengalami rusak berat. Selain itu ada beberapa jenazah yang masih dicari.

Baca juga: Akibat longsor, tiga hektare lahan pertanian di Sukabumi gagal panen

 

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020