Ketua Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KPPKBB) Yana Nurheryana keberatan jika anggaran persiapan Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bogor Barat dialihkan untuk percepatan penanganan virus corona alias COVID-19.

"Sampai saat ini KPPKBB terus berkomunikasi dengan para inohong agar anggaran pemekaran Bogor Barat itu tidak dipakai. Tapi kalau Pemkab ngotot pakai anggaran itu, saya terus terang secara pribadi kecewa," ujarnya di Cibinong, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Rabu (8/4).

Menurutnya, Pemkab Bogor bisa menggunakan anggaran persiapan Piala Dunia U-20 tahun 2021 yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah. Ia menyangsikan kegiatan internasional itu tetap berlangsung ketika hampir setiap negara diserang COVID-19.

Baca juga: Fraksi Gerindra DPR dorong pencabutan moratorium DOB Bogor Barat

"Kenapa tidak pakai dana Piala Dunia 2021 untuk penanganan COVID-19? Tidak seharusnya dana persiapan pemekaran Bogor Barat yang dipakai," kata Yana.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin menyebutkan bahwa anggaran persiapan DOB Kabupaten Bogor Barat akan dialihkan untuk percepatan penanganan COVID-19 di wilayah Kabupaten Bogor.

Anggaran Rp40 miliar yang termuat dalam APBD 2020 itu, setengahnya akan digunakan untuk pembebasan lahan calon ibu kota DOB Kabupaten Bogor Barat.

"Tapi kalau (pandemi COVID-19) ini berlanjut, mungkin yang dialihkan tidak hanya itu (DOB Bogor Barat). Karena ini menyangkut nyawa," tuturnya.

Baca juga: Pemkab Bogor usul Rp40 miliar untuk pembebasan lahan ibu kota DOB Bogor Barat

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2020