Longsor, jalur Trans Sulawesi "Kebun Kopi" putus

Longsor, jalur Trans Sulawesi

Sejumlah kendaraan melintas di Jalur Trans Sulawesi poros Tawaeli-Toboli di Kawasan Pegunungan Kebun Kopi, Sulawesi Tengah, Minggu (2/6/2019). (ANTARA FOTO/MOHAMAD HAMZAH)

Palu (ANTARA) - Jalur Trans Sulawesi pada poros jalan Nasional Toboli-Taweli atau lebih dikenal jalur "Kebun Kopi" putus total akibat badan jalan tertimbun meterial longsor menyusul hujan deras sepanjang hari Senin (3/6).

Junaedi, seorang warga Palu yang hendak melintas di jalur itu, Selasa membenarkan adanya longsor yang terjadi sejak subuh hari sehingga arus lalulintas kendaraan baik dari arah Kota Palu menuju berbagai kota di dalam maupun luar wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) terjebak antrean panjang di sepanjang ruas jalan nasional itu.

Baik kendaraan sepeda motor maupun mobil, termasuk bus yang mengangkut para pemudik Lebaran hingga kini masih tertahan di poros jalan tersebut.

Sementara kendaraan lainnya yang belum terjebak antrean dari arah Toboli menuju Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng terpaksa berbalik arah meneruskan perjalanan dengan melalui jalur alternatif lain yakni Kasimbar-Tambu.

Memang jalur alternatif Kasimbar-Tambu lebih jauh sehingga kendaraan lebih memilih untuk melalui poros jalan Taweli-Toboli yang jaraknya sekitar 47 kilometer tersebut karena hanya ditempuh dalam waktu dua jam.

"Kalau melalui poros Kasimbar-Tambu sampai tiga jam perjalanan," kata dia.

Sementara Pejabat Pembuat Komitmen Peningkatan Jalan ruas Taweli-Toboli, Jullian Situmorang yang dihubungi Antara membenarkan jalan tersebut putus akibat tanah longsor.

Titik longsor terletak sekitar dua kilometer dari arah Toboli, Kabupaten Parigi Moutong.

Pihak kontraktor yang mengerjakan perbaikan dan pelebaran jalan di kawasan "Kebun Kopi" kata dia, kini sudah sedang melakukan pembersihan material longsor untuk membuka kembali akses jalan yang tertimbun itu.

"Di sana ada banyak alat berat milik perusahaan yang sewaktu-waktu dapat digunakan jika terjadi longsor," katanya.

Dia menambahkan jalan tertimbun sekitar Selasa dini hari pukul 03.00 WITA, tetapi sejak pukul 01.00 WITA, polisi sudah melarang kendaraan untuk melintas karena runtuhnya tanah dari atas gunung.

"Nanti pada pukul 03.00 WITA, baru badan jalan benar-benar putus tertimbun longsor," jelas dia.

Namun, Jullian menjamin dalam satu-dua jam ke depan ini, pihak kontraktor sudah bisa menyelesaikan pembersihan material dari badan jalan sehingga arus kendaraan dari dan ke Kota Palu bisa kembali lancar.

Ruas jalan Taweli-Toboli selama ini merupak.an jalur penghubung Trans Sulawesi dengan Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng saban hari sangat ramai dilewati kendaraan.

Baca juga: Jalur mudik Trans Sulawesi "Kebun Kopi" padat merayap

Baca juga: Kera hitam berkeliaran di jalur mudik "Kebun Kopi"

Baca juga: Buka-tutup jalan nasional Tawaeli-Toboli dihentikan sementara
Pewarta : Anas Masa
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019