Gubernur tetap optimistis Kalteng dipilih jadi ibu kota negara

Gubernur tetap optimistis Kalteng dipilih jadi ibu kota negara

Gubernur H Sugianto Sabran didampingi Bupati H Supian Hadi menyalami tokoh agama saat tiba di Masjid Jami As Salam Sampit untuk melaksanakan buka puasa bersama masyarakat, Jumat (31/5/2019). (FOTO ANTARA/Norjani)

Sampit (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Tengah H Sugianto Sabran tetap optimis provinsi yang dipimpinnya ini akan dipilih menjadi lokasi pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia jika rencana besar itu jadi dilaksanakan pemerintah pusat.

"Kita berdoa kepada Allah karena saat ini kita masih bersaing dengan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Insya Allah Provinsi Kalimantan Tengah akan menjadi Ibu Kota Negara Republik Indonesia," kata Sugianto saat berada di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu.

Wacana pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia masih menjadi perhatian masyarakat. Rencana besar ini dinilai sudah memasuki tataran yang serius sehingga pemerintah daerah dan masyarakat juga menaruh harapan besar terhadap rencana tersebut.

Kedatangan Presiden Joko Widodo ke Kalimantan Tengah pada Rabu (8/5) lalu makin menguatkan asa masyarakat dan pemerintah daerah terhadap akan dipilihnya Kalimantan Tengah sebagai lokasi pemindahan Ibu Kota Negara Republik Indonesia.

Presiden sudah meninjau lokasi di Kabupaten Katingan dan Gunung Mas. Saat itu presiden bahkan mengaku mendapatkan rasa di Kalimantan Tengah terhadap rencana pemerintah ibu kota negara.

Banyak manfaat yang akan didapat jika wacana pemindahan ibu kota jadi dilaksanakan. Tidak berlebihan jika kesiapan yang serius kini dilakukan pemerintah daerah dan masyarakat.

Selain kemajuan infrastruktur, pemindahan Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia dinilai akan membawa dampak besar terhadap masyarakat. Masyarakat akan menerima manfaat langsung jika nantinya pemindahan ibu kota itu terwujud.

"Kita berdoa saja nanti Kalimantan Tengah mendapat berkah dari Allah dan dipilih menjadi lokasi pemindahan ibu kota negara. Pemerintah provinsi juga terus berupaya meyakinkan pemerintah pusat untuk ini," ucap Sugianto.

Sugianto juga mengajak seluruh masyarakat menciptakan dan memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat. Faktor ini sangat penting dan mutlak bagi daerah agar program pembangunan bisa dijalankan dengan baik sesuai rencana.

Terlepas dari wacana pemindahan Ibu Kota Negara Kesatuan Republik Indonesia, keamanan dan ketertiban dibutuhkan oleh setiap daerah. Pembangunan tidak mungkin bisa dilaksanakan dengan baik jika daerah tidak dalam kondisi aman.
Pewarta : Kasriadi/Norjani
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019