Dua fasilitor desa asal NTT dikirim ke India

Dua fasilitor desa asal NTT dikirim ke India

Dua fasilitator asal kabupaten Belu Charle (kiri) dan Odilia (kanan) berpose dengan Menteri Desa PDTT Wko Putro Sandjojo (kedua kiri) dan Ketua Komisi V DPR RI Fary djemi Francis di Jakart. (humas Komisi V DPR RI)

Kupang (ANTARA) - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes-PDTT) memfasilitasi dua fasilitator desa terbaik tingkat provinsi masing-masing Charles Mau dan Odilia Besin untuk belajar di India.

Ketua Komisi V Fary Djemi Francis mitra dari Kementerian Desa, Pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi kepada Antara saat dihubungi dari Kupang Selasa (26/3) pagi mengatakan bahwa kedua fasilitator itu berasal dari Kabupaten Belu.

“Keduanya dianggap berhasil oleh Kemendes-PDTT setelah ada penilaian dari kementerian itu. Keduanya akan diberangkatkan ke India pada Mei mendatang,” katanya.

Fary Francis sendiri telah memfasilitasi kedua fasilitator desa terbaik itu untuk bertemu dengan Menteri desa PDTT, Eko Putro Sandjojo, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Ketua DPR RI Bambang Soesatyo pada Senin (26/3) kemarin untuk berdialog langsung dengan para Menteri terkait keberhasilan yang sudah dilakukan selama menjadi fasilitator desa di desa dampingannya selama ini.

Penghargaan kepada kedua fasilitator terbaik itu kata Fary mendapatkan penghargaan dari Kemendes PDTT pada 16 Oktober 2018 lalu di Kota Kupang.

Fary menceritakan pada awalnya dirinya tak mengetahui bahwa Charles dan Odilia adalah fasilitator desa yang berprestasi. Saat bertemu di Belu, ia langsung mengajak keduanya untuk ke Jakarta agar bisa bertemu dengan para Menteri.

“Kebetulan mitra kerja dari Komisi V adalah Kemendes PDTT, jadi saya langsung ajak mereka bertemu dengab Menteri desa PDTT agar mereka bisa berdialog,” tambah dia.

Sementara itu Charles mau dan Odilia Besin mengaku bahwa apa yang dilakukan semata-mata hanya untuk kemajuan desa pendampingnya.

Charles mengaku selama menjadi fasilitator desa, dirinya hanya fokus kerja saja dan memberikan yang terbaik dan tak tidak pernah menyangka akan mendapat penghargaan dari Kemendes PDTT karena pengabdian dirinya dan Odilia.

“Kami juga sampaikan terima kasih banyak atas perhatian Pak Farry yang sudah membawa kami untuk bertemu sekaligus berdialog langsung dengan Pak Menteri Desa PDTT bahkan dua Menteri lainnya,” ujar Charles.

Charles Mau berhasil meraih penghargaan untuk kategori fasilitator desa dengan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat desa dalam proses perencanaan. Sementara, Odilia Besin berhasil meraih penghargaan untuk kategori inovasi desa terbaik.

Desa-desa dampingan Charles Mau diantaranya Desa Lutarato, Debululik, Sisi Fatuberal dan Desa Lo'onuna, Kecamatan Lamaknen Selatan. Sedangkan desa dampingan Odilia Besin diantaranya Desa Manleten, Defala, Fatuba'a dan Desa Pialai, Kecamatan Tasifeto Timur.***3***

Pewarta : Kornelis Kaha
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019