Kriminal sepekan, kasus Rachel Vennya hingga sidang "Unlawful Killing"

Kriminal sepekan, kasus Rachel Vennya hingga sidang

Petugas memeriksa gerbong kereta LRT yang mengalami kecelakaan di ruas Cibubur-TMII, Jakarta, Senin (25/10/2021). Dua kereta ringan lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek mengalami kecelakaan di jalur layang ruas Cibubur-TMII pada pukul 12.30 WIB dan hingga kini masih dalam proses pemeriksaan. (ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa)

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa kriminalitas terjadi di DKI Jakarta selama sepekan terakhir. Mulai dari kasus Rachel Vennya yang dinaikkan ke tingkat penyidikan hingga sidang "Unlawful Killing".

Berikut adalah rangkuman berita kriminalitas selama sepekan terakhir.

1.Kasus Rachel Vennya dinaikkan ke penyidikan

Penyidik Polda Metro Jaya telah menaikkan status kasus kaburnya selebgram Rachel Vennya dari isolasi di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Pademangan, ke tahap penyidikan.

2.Saksi sebut ada senjata tajam di mobil laskar FPI

Saksi dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan di luar hukum (unlawful killing) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menyebut ada sejumlah senjata tajam di dalam mobil laskar Front Pembela Islam (FPI).

3.Polisi ungkap pelaku "eksebisionis" di kawasan Sudirman pengamen

Polres Metro Jakarta Pusat mengungkap kasus tindakan asusila "eksibisionis" di kawasan Stasiun Sudirman Jakarta yang dilakukan oleh pria berinisial WYS (23), bekerja sebagai pengamen.

4.Polrestro Jaktim siap bantu KNKT investigasi tabrakan LRT

Polres Metro Jakarta Timur (Polrestro Jaktim) menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait investigasi tabrakan kereta ringan lintas rel terpadu (LRT) Jabodebek di Cibubur, Jakarta Timur.

5.Polisi selidiki sampel nasi kotak diduga sebabkan warga Koka keracunan

Kepolisian Sektor Koja menyelidiki sampel nasi kotak yang dibagikan oleh kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan diduga
menyebabkan sejumlah warga Koja, Jakarta Utara, keracunan.
Pewarta : Yogi Rachman
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021