Nadiem puji semangat perguruan tinggi di Jatim jalankan program MBKM

Nadiem puji semangat perguruan tinggi di Jatim jalankan program MBKM

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim (tengah) bersama Rektor ITS Prof. Mochamad Ashari dan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat mengunjungi kampus ITS di Surabaya, Kamis (21/10/2021). (ANTARA-HO Tim Wagub Jatim)

Surabaya (ANTARA) - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim memuji semangat perguruan tinggi di Jawa Timur (Jatim) dalam menjalankan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

"Luar biasa untuk kampus di Jatim dan semangatnya untuk menyambut program MBKM," katanya usai acara dialog mengenai program MBKM di kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Kamis.

Nadiem mengemukakan bahwa mahasiswa dari Jatim yang mengikuti program MBKM sekitar 20 ribu. Jumlah yang luar biasa menurut dia.

Dia juga mengatakan, perguruan tinggi di Jatim telah memberikan harapan bahwa kampus bisa menghasilkan banyak inovasi.

"Inovasi-inovasi yang dilihat hari ini memberi harapan bahwa inovasi itu bisa datang di dalam kampus. Kami lakukan komitmen ke depannya untuk terus memperbesar program-program MBKM," katanya.

Sementara itu, Rektor ITS Prof. Mochamad Ashari menjelaskan bahwa pelaksanaan program MBKM mencakup kegiatan pendidikan, penelitian, dan penerapan teknologi.

"Pendidikan ada namanya program kompetisi Merdeka Belajar. Di ITS ada tiga departemen yang memenangkan dana sekitar Rp13 miliar dari Program Kompetisi Kampus Merdeka," katanya.

Dalam program Micro Credentials, ia mengatakan, ITS menjadi perguruan tinggi dengan 21 mata kuliah yang lolos mendapatkan pendanaan.

Selain itu, ia melanjutkan, ITS juga mendapatkan pendanaan untuk 17 proposal dalam bidang penelitian yang berdampak kepada masyarakat.

"Pesan dari Mas Menteri tadi untuk lebih rakus, tapi dalam arti positif. Artinya punya program, lalu ditawarkan ke kementerian untuk dievaluasi, jika memenuhi syarat akan diberi dana," tutur dia.

Baca juga:
82 persen perguruan tinggi sudah siap lakukan pembelajaran tatap muka
Pemenang kompetisi kampus merdeka 2021 kebanyakan perguruan tinggi swasta

Pewarta : Fiqih Arfani/Willy Irawan
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021