Positif COVID-19 di Bangka Barat-Babel sepekan bertambah 61 kasus

Positif COVID-19 di Bangka Barat-Babel sepekan bertambah 61 kasus

Juru Bicara Satgas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Babel M. Putra Kusuma. (FOTO ANTARA/ Donatus Dasapurna)

Mentok, Babel (ANTARA) - Satuan Tugas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa dalam sepekan terakhir kasus warga yang terkonfirmasi positif virus corona jenis baru penyebab COVID-19 bertambah 61 orang.

"Dalam sepekan terakhir jumlah kasus baru tidak lebih dari 20 kasus per hari, kami berharap masyarakat tetap patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan 5M agar bisa bersama-sama mengendalikan penularan virus tersebut," kata Juru Bicara Satgas Pengendalian COVID-19 Kabupaten Bangka Barat, M. Putra Kusuma di Mentok, Minggu.

Ia menjelaskan sebanyak 61 kasus baru yang terjadi dalam sepekan terakhir, yaitu pada Senin (27/9) terjadi tujuh kasus, Selasa tujuh, Rabu delapan, Kamis 14, Jumat 11, Sabtu delapan dan hari Minggu (4/10) enam kasus baru.

"Untuk hari ini terjadi enam tambahan kasus baru berasal dari Kecamatan Mentok dua orang, Kelapa tiga dan Tempilang satu, sehingga total pasien yang wajib menjalani masa karantina atau perawatan menjadi 80 orang," katanya.

Untuk tambahan pasien yang dinyatakan sembuh, dalam sepekan terakhir tercatat sebanyak 54 orang, yaitu pada Senin (27/9) sebanyak satu, Selasa 12, Rabu delapan, Kamis tiga, Jumat 16, Sabtu delapan dan Minggu (3/10) sebanyak enam orang.

Enam orang yang dinyatakan sembuh hari ini berasal dari Mentok tiga orang, Simpangteritip satu dan Kelapa dua orang, sehingga total pasien sembuh selama pandemi COVID-19 menjadi 5.236 orang.

"Hai ini untuk kasus meninggal dunia nihil. Jumlah masih tetap 129 kasus sedangkan jumlah kasus keseluruhan warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 selama pandemi berlangsung sebanyak 5.445 kasus," katanya.

Selain patuh dan disiplin menjalankan protokol kesehatan, satgas mengajak seluruh warga proaktif datang ke gerai serbuan vaksinasi untuk mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 yang diyakini mampu meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tidak berisiko tinggi saat tertular virus tersebut.

"Penggencaran vaksinasi COVID-19 terus kami lakukan untuk melindungi kesehatan masyarakat sekaligus membangun kekebalan komunal di Bangka Barat," demikian M. Putra Kusuma.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Bangka Barat bertambah 38, dua meninggal dunia

Baca juga: Kodim 0431 Bangka Barat salurkan 1.200 dosis vaksin COVID-19 tahap dua

Baca juga: Tim gabungan perketat pengawasan penumpang di Pelabuhan Tanjungkalian

Baca juga: PPKM Level 4 di Bangka Barat tanpa penyekatan jalan
Pewarta : Donatus Dasapurna Putranta
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021