Angka penularan COVID-19 di Batam mulai melandai

Angka penularan COVID-19 di Batam mulai melandai

Seorang warga Kota Batam Kepulauan Riau menerima suntikan vaksin COVID-19. (ANTARA/Naim)

Batam (ANTARA) - Angka penularan harian COVID-19 di Kota Batam mulai melandai sejak awal Agustus 2021, dibandingkan dengan bulan-bulan sebelumnya.

Berdasarkan laporan Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Batam, Ahad, selama delapan hari pertama Agustus sebanyak 1.187 warga terpapar Virus Corona, berkurang dibandingkan periode yang sama pada Juli 2021, sebanyak 2.159 orang positif.

Apabila pada Juli 2021, jumlah penularan hariannya rata-rata di atas 200, bahkan pernah menyentuh 523 orang, maka sejak awal Agustus ini penambahan kasus harian sekitar 100 hingga 200 orang.

Bahkan, pada Ahad, Satgas COVID-19 Batam mencatat penambahan kasus sebanyak 87 orang.

Baca juga: Wali Kota Batam targetkan akhir Agustus penularan COVID-19 melandai

Baca juga: Dirawat di Batam, kondisi Bupati Anambas yang terpapar covid stabil


Laporan Satuan Tugas COVID-19 yang dibagikan Kepala Dinas Kominfo Kota Batam Azril Apriansyah juga menyebutkan dengan tambahan 87 orang, maka total 24.425 warga terkonfirmasi positif COVID-19.

Sedangkan tambahan warga sembuh sebanyak 174 orang, sehingga total menjadi 21.837 orang.

Tambahan meninggal delapan orang, sehingga total 682 orang. Sebanyak 1.906 orang sedang dirawat.

Dari 1.906 warga yang masih aktif COVID-19, 1.335 orang di antaranya menjalani isolasi mandiri, 91 orang di asrama haji, dan lainnya dalam perawatan di 16 rumah sakit rujukan.

Tingkat kematian 2,769 persen, tingkat kesembuhan 89,009 persen, tingkat kasus aktif 8,222 persen.

Sementara itu, Virus Corona telah tersebar hingga ke wilayah pulau-pulau penyangga.

Dari tiga kecamatan hinterland, satu di antaranya zona merah, yaitu Belakangpadang dengan 24 orang masih dirawat.

Satu kecamatan penyangga lainnya zona merah muda yaitu Galang dengan 11 orang masih dirawat dan satu lainnya zona kuning yaitu Bulang dengan tiga orang dalam perawatan.

Sedangkan di pulau utama, seluruh kecamatan merupakan zona merah.*

Baca juga: Angka warga terpapar COVID-19 di Batam mulai turun

Baca juga: Tingkat kematian akibat COVID-19 di Batam 2,614 persen
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021