Pemkab Aceh Barat buka posko galang dana untuk Muslim Palestina

Pemkab Aceh Barat buka posko galang dana untuk Muslim Palestina

Bupati Aceh Barat Haji Ramli MS menerima silaturahmi aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer, seusai memimpi apel perdana masuk kerja setelah libur bersama Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriyah, Senin (17/5/2021). Silaturahmi tersebut berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. (ANTARA/HO-Dok. Pemkab Aceh Barat)

Meulaboh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, membuka pos komando (posko) penggalangan dana untuk membantu kalangan Muslim di Palestina.

"Palestina adalah negara pertama di dunia yang mengakui Kemerdekaan Republik Indonesia. Untuk itu kita wajib membantu rakyat Palestina," kata Bupati Aceh Barat, Ramli MS, di Meulaboh, Senin.

Baca juga: Dasco: Tragedi kemanusiaan di Palestina harus segera diakhiri

Pernyataan itu disampaikan usai memimpin apel gabungan ASN pascalibur Idul Fitri 1442 Hijriah di Kompleks Kantor Bupati Aceh Barat.

Ia menjelaskan pembukaan posko dilakukan pemerintah daerah untuk mengumpulkan donasi dari ASN dan masyarakat di Aceh Barat yang ingin membantu penduduk Muslim di Palestina.

“Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat kepada pihak terkait atau Kedutaan Besar Palestina di Jakarta,” katanya.

Baca juga: Ratusan orang gelar aksi bela Palestina di Surabaya

Ia berharap masyarakat yang ingin membantu rakyat Palestina bisa dengan mudah memberikan bantuan dan sumbangan secara resmi dan tercatat di pemerintah.

"Selama ini banyak masyarakat Aceh Barat yang berkeinginan membantu warga Palestina, semoga dengan pembukaan posko dapat memudahkan masyarakat untuk memberikan sumbangan kepada Palestina,” katanya.

Baca juga: ICMI: Serangan Israel kejahatan kemanusiaan keluar nilai kemanusiaan

Ramli MS menyatakan, perjuangan Muslim Palestina merupakan sebuah kewajiban yang harus dibantu seluruh umat Islam di seluruh dunia.

Warga Muslim di Palestina saat ini membutuhkan bantuan dari seluruh masyarakat, karena sedang dilanda perang dan konflik berkepanjangan.
Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021