Kasus COVID-19 di Mukomuko bertambah 22 orang

Kasus COVID-19 di Mukomuko bertambah 22 orang

Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko.(ANTARA/HO)

Mukomuko (ANTARA) - Jumlah kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, terhitung tanggal 17 Desember sampai hari ini bertambah sebanyak 22 orang dari 174 menjadi 196 orang.

“Sampai hari ini ada penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 22 kasus yang tersebar di sejumlah wilayah daerah ini,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Jumat.

Bustam Bustomo yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko mengatakan hal itu saat menyampaikan narasi perkembangan kasus COVID-19 di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, terhitung mulai hari Kamis (17/12) sampai hari ini.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kaltim bertamanh 280 orang

Penambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 22 kasus ini, yakni dua kasus dari Kecamatan Air Dikit, tiga kasus dari Kecamatan Air Manjuto, 14 kasus dari Kecamatan Kota Mukomuko, dua kasus dari Kecamatan Penarik, satu kasus dari Kecamatan XIV Koto.

Ia mengatakan, dari sebanyak 22 kasus ini, sebanyak 11 orang diantaranya tanpa gejala, empat orang gejala ringan dan sisanya mengalami demam, batuk, sesak, pilek, nyeri pinggang, lemas, mencret.

Kemudian sebanyak 18 orang pasien COVID-19 di daerah ini menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing, dan empat orang pasien COVID-19 dirawat di RSUD Mukomuko.

Lalu riwayat sebanyak 15 orang warga setempat yang dinyatakan positif COVID ini pernah kontak erat dengan pasien COVID-19 sebelumnya dan sisanya belum diketahui riwayat kontaknya.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta bertambah 1.587

Lalu tenaga kesehatan puskesmas dan Dinas Kesehatan akan mendata kemudian melakukan tes usap orang-orang yang pernah kontak erat dengan sebanyak puluhan pasien COVID-19.

Selanjutnya ia meminta kepada warga setempat yang melakukan berbagai aktivitas untuk terus mematuhi protokol kesehatan guna mencegah penyebaran COVID-19 di daerah ini.

Karena katanya penularan virus corona melewati mulut dan hidup, untuk itu warga diminta untuk memakai masker, menjaga jarak dan rutin membersihkan tangan pakai sabun dan “hand sanitizer”.***3***

Baca juga: Kasus positif COVID-19 Indonesia bertambah 6.689 jadi 650.197 kasus
Pewarta : Ferri Aryanto
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020