Polri benarkan satu polisi jadi korban pengeroyokan suporter bola

Polri benarkan satu polisi jadi korban pengeroyokan suporter bola

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra (kiri). (ANTARA/ Anita Permata Dewi)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra membenarkan adanya insiden pengeroyokan suporter sepak bola terhadap seorang polisi Polda Metro Jaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (17/12).

Polisi bernama Bripda Fariz ini diduga dikeroyok 50 orang massa.

"Satu anggota Polda Metro Jaya jadi korban sekelompok suporter. Itu benar terjadi," kata Kombes Asep di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Polda Metro Jaya gelar apel kesiapan Operasi Lilin Jaya 2019
Baca juga: Polda Metro Jaya musnahkan 42.055 botol minuman keras dan 62 kg sabu


Korban saat ini telah membuat laporan kepolisian terkait kasus yang menimpanya.

Saat ini polisi sedang menyelidiki kasus ini. "Sedang penyelidikan, CCTV didalami," katanya.

Pengeroyokan suporter terhadap Bripda Fariz terjadi usai laga Persija versus Persebaya di SUGBK, Selasa (17/12).

Pendukung Persija marah setelah mendengar Fariz membicarakan kemenangan Persebaya dengan temannya. Oknum pendukung mengira bahwa Fariz adalah pendukung Persebaya.

Fariz sempat dipukuli. Namun ia bisa melarikan diri. Massa pun mengejar.

Beruntung, Fariz akhirnya dapat menyelamatkan diri setelah ditolong anggota polisi lalu lintas.

Baca juga: Aji senang Persebaya tumbangkan Persija di SUGBK setelah 10 tahun
Baca juga: Pelatih Persija kecewa tak bisa berikan kemenangan untuk Bepe
Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019