Pertamina pasok solar untuk JICT

Pertamina pasok solar untuk JICT

Penandatanganan MOU antara Direktur Pertaminan Patra Niaga Romulo Hutapea dan Direktur Utama Jakarta International Container Terminal (JICT) Gunta Prabawa. Pertamina sepakat untuk memasok kebutuhan bahan bakar solar jenis high speed diesel (HSD) selama tiga tahun. (ANTARA/HO JICT)

Jakarta (ANTARA) - PT Jakarta International Container Terminal (JICT) anak usaha BUMN Pelindo II dan Hutchison Ports selaku pengelola Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok menyepakati dukungan Pertamina untuk memasok BBM jenis solar dalam kurun waktu tiga tahun.

"Kami membutuhkan solar industri jenis high speed diesel (HSD) yang akan dipasok Pertamina," kata Direktur Utama JITC Gunta Prabawa di Jakarta, Rabu.

Gunta mengatakan, solar berjenis B20 ini rencananya digunakan untuk operasional alat-alat berat di terminal peti kemas nasional terbesar tersebut.

"Pertamina sudah setuju dan kami telah menandatangani MoU terkait kerja sama tersebut," ujar Gunta.

Gunta menyatakan kebutuhan bahan bakar merupakan komponen utama dalam keberlangsungan kegiatan operasional di JICT.

"Dalam setahun, JICT membutuhkan sedikitnya 6,5 juta liter bahan bakar solar jenis HSD ini," ujar Gunta.

Baca juga: Peran JICT jadikan Tanjung Priok sebagai pelabuhan alih muat
Baca juga: Otoritas nilai peran JICT makin penting dorong daya saing


Sebagai pioner terminal peti kemas di Indonesia, JICT memiliki 16 derek dermaga (quay crane) dengan beberapa diantaranya berkapasitas angkut ganda (twin lift) dan 60 derek lapangan Penumpukan Container (Rubber tyred Gantry Cranes) serta 115 truk internal.

Total alat berat di perusahaan yang akan menggunakan HSD ini adalah 135 alat.

Dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara Pertamina dan JICT ini diharapkan efisiensi perusahaan dalam pengadaan bahan bakar bisa bertambah.

Bukan hanya itu, JICT juga mendukung pemerintah untuk bisa bersinergi dengan badan-badan usaha milik negara yang lain demi kemakmuran bangsa.

Saat ini, selain dengan Pertamina, JICT juga bekerjasama dengan Telkom, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI dan PLN

Pertamina Patra Niaga merupakan anak perusahaan Pertamina. Seperti juga JICT yang merupakan anak perusahaan dari PT Pelabuhan Indonesia II (Persero).

"Kerja sama ini kami harapkan dapat meningkatkan keuntungan bagi kedua belah pihak tapi lebih dari itu, sinergi BUMN merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan bangsa dan Kebaikan negeri," ujar Gunta.
Pewarta : Ganet Dirgantara
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019