"Ini adalah hari yang luar biasa bagi rakyat Mesir. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada setiap pemain atas usaha mereka melawan tim tangguh yang memiliki pemain di Liga Primer, Bundesliga, dan Ligue 1," ujar Hassan yang dikutip dari On Sport usai laga.
"Meski bermain di kandang Burkina Faso, kami tampil positif dan menciptakan peluang besar, sambil menjaga keseimbangan. Kami seharusnya bisa mencetak satu atau dua gol sebelum pertandingan berakhir," kata dia.
Hassan sendiri adalah mantan penyerang Mesir yang membawa negaranya ke Piala Dunia 1990.
Hassan, yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Mesir, berpeluang menjadi orang pertama yang membawa Mesir ke Piala Dunia baik sebagai pemain maupun pelatih.
"Tujuan saya adalah melatih tim nasional Mesir. Itu selalu menjadi mimpi saya. Saya ingin mewujudkan impian para penggemar dan memenuhi kepercayaan mereka dengan membawa tim ke Piala Dunia," ujar pelatih berusia 59 tahun itu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mesir tunda lolos ke Piala Dunia usai imbang 0-0 Lawan Burkina Faso
