Mantan Bupati Bogor, Jawa Barat, Rahmat Yasin alias RY memastikan dirinya tidak akan kembali mencalonkan diri sebagai Bupati Bogor, sepulang dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung, Rabu siang.

"Ada yang menafsirkan Pak RY balik deui arep jadi Bupati, Demi Allah saya tidak akan pernah kembali jadi Bupati Bogor," ujarnya di hadapan masyarakat dan pejabat Kabupaten Bogor yang hadir di kediamannya, Dramaga, Kabupaten Bogor.

Menurutnya, langkah mengumpulkan masyarakat di rumahnya bukan atas dasar tujuan politik, melainkan untuk sekadar silaturahim setelah sekitar lima tahun mendekam di Lapas Sukamiskin.

"Hari ini saya bisa berkumpul dengan seluruh masyarakat ini salah satu keharuan luar biasa. Saya merasa ada di tengah-tengah dan hati masyarakat Kabupaten Bogor," ucap RY.

Kini, ia mengaku akan fokus momotivasi adik pertamanya, Ade Yasin yang menjabat sebagai Bupati Bogor. Kemudian, ia juga mengaku tak sungkan untuk mendukung siapapun menjadi Bupati asalkan memiliki komitmen.

"Cukup saya memotivasi Adik saya ataupun yang lain, asal membangun komitmen ke arah yang positif. Siapa pun akan kami dukung," tuturnya.

RY mengatakan, hari Rabu ini cukup bersejarah lantaran ia bisa kembali menjalani aktivitas di luar jeruji besi. Ia mendapat cuti menjelang bebas (CMB) selama tiga bulan sebelum benar-benar selesai masa tahanan pada September 2019.

"Semestinya September. Berkat doa ulama semua, aya weh jalan teh (ada saja jalannya). Alhamdulillah Ramadhan ini ada di tengah-tengah keluarga," ujarnya.

Baca juga: Mantan Bupati Bogor Rahmat Yasin mulai bebas pada Rabu

Baca juga: Prabowo-Sandi unggul selisih 170.961 suara di Kota Bogor

 

Pewarta: M Fikri Setiawan

Editor : Zaenal A.


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2019