Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menekankan kepada 241 kepala sekolah berbagai tingkatkan yang baru dilantik untuk bekerja secara profesional guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah itu.

Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikpora Cianjur Wawan Sutiawan di Cianjur, Senin, mengatakan ratusan kepala sekolah yang dilantik itu terdiri atas kepala SD, SMP, dan TK, termasuk yang dirotasi maupun mendapat promosi jabatan.

Pelantikan tersebut, ungkap dia, termasuk guna memenuhi kekurangan kepala sekolah yang memasuki masa purnabakti atau berhenti karena telah habis masa jabatannya sambil menunggu jeda waktu setelah proses perekrutan hingga pelantikan dilakukan.

“Selama jeda waktu setelah proses perekrutan hingga pelantikan, ada beberapa kepala sekolah yang sudah masuk purnabakti atau berhenti karena masa jabatannya telah selesai tidak dapat diperpanjang,” katanya.

Pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan telah dilaksanakan Pemkab Cianjur melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Pelantikan dipimpin langsung Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian di SMP Negeri 1 Cipanas pada Sabtu (7/2).

Ia mengharapkan para kepala sekolah yang telah dilantik itu, menjalankan tugas dengan lebih baik dan profesional, sehingga dapat berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Cianjur.

"Jabatan kepala sekolah bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah strategis dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia (SDM) generasi masa depan di seluruh wilayah Cianjur," katanya.

Ia menjelaskan kepala sekolah yang baru dilantik harus bekerja dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta mampu menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.

"Kepemimpinan yang inovatif dan kolaboratif dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan sangat diperlukan, termasuk dalam pemanfaatan teknologi, penguatan karakter peserta didik, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik," katanya.

Pewarta: Ahmad Fikri

Editor : Riza Fahriza


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2026