Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menegaskan kolaborasi lintas sektoral merupakan kunci penting dalam upaya eliminasi penyakit tuberkulosis (TBC), termasuk di Jawa Barat.

Pasalnya, menurut Erwan, penanggulangan TBC tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat sampai ke tingkat desa.

"Eliminasi TBC memerlukan kekompakan, dan sinergi lintas sektor," kata Erwan dalam keterangan di Bandung, Rabu.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, lanjut dia, berkomitmen menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan TBC, salah satunya dengan mengoptimalkan peran kader posyandu di tingkat desa.

"Sosialisasi yang menyasar langsung ke masyarakat desa sangat vital untuk menekan angka penularan," ujarnya.

Sebelumnya, Erwan mendampingi Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono dalam rangka Penguatan Implementasi Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Kantor Desa Sukadami, Kabupaten Bekasi, Senin (14/7) yang disebut Erwan jadi kekuatan dalam program Desa Siaga TBC guna mencegah penyebaran TBC.

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono juga menyampaikan bahwa penanganan TBC membutuhkan keterlibatan aktif berbagai pemangku kepentingan, termasuk kader kesehatan yang ada di lapangan.


"Kalau kita bisa mengobati maka itu menjadi kunci keberhasilan menurunkan angka tuberkolosis," kata Dante.

Dante juga menilai peran kader TBC dan Posyandu sangat penting, karena mereka memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang kondisi sosial dan budaya lokal, serta karakteristik penderita TBC di lingkungannya.

"Kader pasti lebih tahu spesifikasi dan muatan lokal untuk mengobati dan mencegah TBC di lingkungan sekitar," tuturnya.

Jawa Barat menjadi provinsi dengan kasus tuberkulosis (TBC) tertinggi di Indonesia. Terdapat sekitar 233.334 kasus TBC di Jawa Barat, yang merupakan 22 persen dari total kasus nasional.

Beberapa daerah dengan beban TBC tinggi di Jawa Barat adalah Kabupaten Bogor, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

Pewarta: Ricky Prayoga

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2025