Antarajawabarat.com, 12/7 - Dinas Perindustrian dan Perdaganan (Disperindag) Cianjur, Jawa Barat, bekerjasama dengan Polres Cianjur, menggelar operasi pasar di halaman Mapolres Cianjur.

Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Cianjur Himam Haris, di Cianjur, Sabtu, mengatakan operasi pasar tersebut digelar untuk menekan gejolak harga yang sering terjadi saat Ramadan dan menjelang hari raya.

Hal tersebut dilakukan, berdasarkan Peraturan Gubernur Jabar nomor 57 tahun 2015 tentang pedoman Operasi pasar Daerah serta Keputusan Gubernur Jabar nomor 972/Kep.582-Disperindag/2015 pada 19 Juni 2015 tentang alokasi belanja subsidi serta jenis warna dan nilai tukar operasi pasar murah 2015.

"Dari peraturan tersebut ditetapkan pelaksanaan operasi pasar murah (OPM) yang sasarannya adalah rumah tangga warga muskin di Kabupaten kota se-Jawa Barat, termasuk di Cianjur, dengan dukungan anggaran total mencapai Rp10 miliar dari APBD Porvinsi jabar," katanya.

Dia menjelaskan, kebutuhan pokok yang disubsidi dalam operasi pasar tersebut seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam dan daging sapi. Bersaran subsidi yang diberikan Rp5.500 untuk per kilogram beras, Rp7.000 untuk gula pasri, minyak goreng dan telur ayam Rp10 ribu perkilogram serta daging sapi Rp50 ribu per kilogram.

"Jumlah subsidi yang diberikan untuk masing-masing keluarga Rp135 ribu. Penetapan besaran itu, berdasarkan kajian dari lembaga konsultan yang ahli dalam bidang ekonomi," katanya.

Sementara Kapolres Cianjur, Asep Guntur Rahayu mengatakan, pihaknya mengapresiasi pasar murah tersebut karena akan membantu warga yang tidak mampu agar bisa membeli kebutuhan pokok yang saat ini harganya mulai mengalami kenaikan.

"Tentunya ini sangat membantu warga yang tidak mampu karena potongan harga sebesar 50 persen, dirasa akan sangat bermanfaat ketika penghasilan mereka tidak cukup untuk membeli kebutuhan pokok," katanya.

Dia menjelaskan, 6.000 paket yang disiapkan dalam operasi pasar tersebut, disalurkan bagi warga tidak mampu yang berada di sekitar lokasi pembagian."Terdiri dari beberapa desa disekitar sini, sesuai enggan ketentuan yang berlaku," katanya.

Pewarta:

Editor : Sapto HP


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2015