Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore, ditutup melemah mengikuti bursa kawasan Asia dan global yang terpengaruh oleh pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell.

IHSG ditutup melemah 28,97 poin atau 0,42 persen ke posisi 6.809,26. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,31 poin atau 0,70 persen ke posisi 901,71.

“IHSG dan bursa regional Asia melemah yang terpengaruh pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell dan kenaikan imbal hasil treasury Amerika Serikat (AS),” sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dalam pidatonya, Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan The Fed secara berhati-hati akan mengamati kondisi perekonomian untuk memitigasi risiko kenaikan suku bunga, yang masih terlalu dini bagi bank sentral untuk secara pasti mengumumkan kesimpulan dari kenaikan suku bunganya, meskipun tidak ada alasan untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut.

Pernyataan tersebut memberikan sinyal potensi The Fed masih akan menaikkan suku bunga acuannya lebih lanjut apabila diperlukan untuk meredakan inflasi.

Selain itu, pergerakan bursa regional Asia dan global juga terpengaruh kenaikan imbal hasil US Treasury Note 10 yang naik lebih dari 12 basis poin (bps) menjadi 4,634 persen, sehingga mendorong pelaku pasar menahan diri untuk masuk ke pasar saham.

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat yaitu dipimpin sektor transportasi & logistik sebesar 0,43 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor teknologi yang masing-masing naik 0,28 persen dan 0,25 persen.




Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG ditutup melemah terpengaruh pernyataan Ketua The Fed

Pewarta: Muhammad Heriyanto

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023