Antarajawabarat.com, 12/11 - Seorang remaja pria berusia sekitar 18 tahun, asal Purwakarta, Jawa Barat, yang diduga terjangkit virus H5N1 atau flu burung meninggal dunia usai menjalani perawat intensif selama tiga hari dirawat di RSUP Hasan Sadikin Bandung.
"Jadi kalau dilihat dari gejala yang dialami pasien, tim dokter menduga yang bersangkutan terjangkit flu burung. Apalagi ia punya riwayat kontak dengan unggas. Lalu Yang bersangkutan sudah bekerja sebagai teknisi di peternakan ayam di daerah Purwakarta," kata Kasubag Humas dan Protokoler RSUP Hasan Sadikin Bandung dr Tengku Djumala, di Bandung, Selasa.
Pasien Remaja itu dirawat di RSUP Hasan Sadikin Bandung semenjak Sabtu (9/11) dan meninggal pada Senin (11/11), sekitar pukul 17.00 WIB.
Jenazah pasien sudah dibawa pihak keluarga ke Purwakarta kemarin namun untuk identitasnya pihaknya tidak bisa memberikan identitas lengkapnya karena belum mendapat izin untuk memberitahukannya dari keluarga pasien.
Akan tetapi, kata dia, terkait dugaan tersebut masih perlu dipastikan lagi lebih lanjut dan selama memberikan pelayanan media kepada pasien pihaknya sudah melakukan tes di laboratorium.
"Kalau untuk hasil laboratorium yang pertama itu masih negatif H5N1-nya," katanya.
Dikatakannya, untuk saat ini, RSUP Hasan Sadikin Bandung masih menunggu hasil tes laboratorium yang kedua untuk memastikan apakah pasien tersebut dinyatakan positif terjangkit flu burung atau tidak.
"Hasil dari pemeriksaan kedua belum ada hasilnya dari litbang di Jakarta," jelas mala, sapaan akrab dr Tengku Djumalasari.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat, hasil pemeriksaan di laboratorium diharapkan segera keluar.
ajat
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2013
"Jadi kalau dilihat dari gejala yang dialami pasien, tim dokter menduga yang bersangkutan terjangkit flu burung. Apalagi ia punya riwayat kontak dengan unggas. Lalu Yang bersangkutan sudah bekerja sebagai teknisi di peternakan ayam di daerah Purwakarta," kata Kasubag Humas dan Protokoler RSUP Hasan Sadikin Bandung dr Tengku Djumala, di Bandung, Selasa.
Pasien Remaja itu dirawat di RSUP Hasan Sadikin Bandung semenjak Sabtu (9/11) dan meninggal pada Senin (11/11), sekitar pukul 17.00 WIB.
Jenazah pasien sudah dibawa pihak keluarga ke Purwakarta kemarin namun untuk identitasnya pihaknya tidak bisa memberikan identitas lengkapnya karena belum mendapat izin untuk memberitahukannya dari keluarga pasien.
Akan tetapi, kata dia, terkait dugaan tersebut masih perlu dipastikan lagi lebih lanjut dan selama memberikan pelayanan media kepada pasien pihaknya sudah melakukan tes di laboratorium.
"Kalau untuk hasil laboratorium yang pertama itu masih negatif H5N1-nya," katanya.
Dikatakannya, untuk saat ini, RSUP Hasan Sadikin Bandung masih menunggu hasil tes laboratorium yang kedua untuk memastikan apakah pasien tersebut dinyatakan positif terjangkit flu burung atau tidak.
"Hasil dari pemeriksaan kedua belum ada hasilnya dari litbang di Jakarta," jelas mala, sapaan akrab dr Tengku Djumalasari.
Ia menambahkan, dalam waktu dekat, hasil pemeriksaan di laboratorium diharapkan segera keluar.
ajat
Editor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2013