Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan agar hunian milenial berkonsep Transit-Oriented Development (TOD) atau Kawasan Berorientasi Transit turut dibangun di kota-kota lain yang mengalami kemacetan, selain di Jakarta dan sekitarnya.

“Saya tadi sudah perintahkan dibangun, tidak di Jakarta dan sekitarnya saja, tapi di kota-kota yang mengalami kemacetan harus. TOD seperti ini,” kata Jokowi saat meresmikan hunian milenial untuk Indonesia di Depok, Jawa Barat, Kamis.

Jokowi mengatakan hunian milenial terintegrasi di kawasan Margonda, Depok, tersebut memiliki ruangan dan kamar yang sangat bagus. Hunian tersebut juga dilengkapi fasilitas pendukung yang memadai.

“Dan yang paling penting ini disiapkan untuk hunian milenial, yang kalau mereka beli bonusnya dapat kereta api. Bangun tidur, mandi, langsung lompat sudah masuk ke (Kereta Komuter) KRL. Kemana-mana pun bisa,” kata Jokowi.

Dengan integrasi ke jalur kereta komuter KRL, kata Jokowi, para generasi milenial dapat melepas ketergantungan terhadap penggunaan kendaraan pribadi dan turut mengurangi kemacetan khususnya di Jabodetabek.

Menurut Jokowi, hunian milenial di Depok ini ditawarkan dengan harga yang terjangkau, yakni hunian subsidi dengan FLPP sekitar Rp200 juta, dan nonsubsidi di sekitar Rp300 juta dan Rp500 juta.


Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meresmikan Hunian Milenial untuk Indonesia yang ada di Kota Depok, Jawa Barat, Kamis.

Dalam sambutannya, Jokowi mengapresiasi hunian gagasan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir itu karena terhubung dengan kereta api.

"Saya sangat menghargai ide besar dan dilaksanakan, pembangunan TOD (transit oriented development) baru, utamanya di kota-kota yang sudah macet di semua titik; dan hari ini kita lihat ini gagasan Menteri ET (Erick Thohir) harus kita apresiasi," kata Jokowi di Depok, Jawa Barat, Kamis.

Jokowi yang sempat meninjau hunian tersebut menjelaskan kondisi ruangan kamar bagus dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung untuk milenial.

"Yang paling penting, ini disiapkan untuk hunian milenial, yang kalau mereka beli, bonusnya dapat (akses mudah) kereta api. Bangun tidur, mandi, langsung lompat sudah masuk ke KRL," katanya.

Menurutnya, hunian terintegrasi dengan transportasi seperti itu akan mengurangi penggunaan kendaraan-kendaraan pribadi yang dapat membuat kemacetan.

Jokowi juga mengapresiasi pembangunan hunian yang dilakukan dekat dengan universitas serta rumah sakit.

"Yang paling saya senang di Depok ini melompat mau ke rumah sakit dekat, ke UI dekat, ke HI juga dekat, karena langsung loncat ke kereta api sampai dalam waktu yang singkat ke mana-mana," katanya.

Jokowi kemudian meresmikan hunian tersebut yang ditandai dengan pemutaran kunci yang mengaktifkan bunyi sirine.

"Dengan mengucap bismillahirohmanirrohim, pagi hari ini saya resmikan Hunian Milenial untuk Indonesia yang ada di Depok," ujarnya.

 



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jokowi minta hunian konsep TOD dibangun di kota lain selain Jakarta

Pewarta: Indra Arief Pribadi

Editor : Yuniardi Ferdinan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2023