ANTARAJAWABARAT.com,5/6 - Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Jero Wacik dijadwalkan meresmikan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) unit 3 berkapasitas 815 Mega Watt di Paiton, Probolinggo, Jawa Timur, Selasa.

Presiden Direktur PT Paiton Energy, Low Kian Min, dalam siaran pers di Probolinggo, Selasa, menyebutkan, proyek senilai 1,5 miliar dolar AS tersebut diselesaikan dalam waktu 44 bulan atau sekitar satu bulan lebih cepat dari jadwal.

Proyek ini mengunakan teknologi Supercritical Boiler yang memiliki keunggulan lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar batu bara.

Dia mengatakan, pihaknya membangun Paiton Unit 3 karena melihat adanya kebutuhan untuk menambah dan memperkuat ketersediaan pasokan listrik di jaringan Jawa Madura dan Bali (Jamali).

"Paiton Unit 3 akan menambah sekitar lima persen kapasitas ketersediaan pasokan listrik jaringan Jamali," katanya.

Tambahan pasokan listrik dari Paiton Unit 3 tersebut akan membantu industri mendapatkan pasokan listrik yang bisa lebih diandalkan.

Selain itu, katanya, membuat kapasitas bisnis dibidang manufaktur lebih besar dan yang lebih terpenting lagi akan memungkinkan ribuan pelanggan baru perumahan terhubung dengan jaringan listrik.

Paiton Unit 3 merupakan pembangkit berbahan bakar batu bara.

Pilihan terhadap batu bara karena merupakan sumber energi termurah yang tersedia di Indonesia.

PLTU Paiton Unit 3 dibangun dengan sumber dana berasal dari ekuitas para pemegang saham dan pinjaman sejumlah bank (Japan Bank for International Cooperation, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ, Ltd., Sumitomo Mitsui Banking Corporation, Mizuho Corporate Bank, Ltd., ING Bank N.V., The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, The Sumitomo Trust & Banking Co., Ltd., BNP Paribas, Crédit Agricole).

Konsorsium investor Paiton Unit 3 terdiri dari International Power plc (40.5 persen), Mitsui & Co. (40.5 persen), Tokyo Electric Power Co. (14 persen) dan PT Batu Hitam Perkasa (5 persen). ***2***


ant

Pewarta:

Editor : Irawan


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Barat 2012